Karimun – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Karimun memberikan jaminan tegas terkait integritas gelaran Festival Lampu Hias dan Kereta Hias Eid Mubarak 1447 H.
Memasuki babak final, panitia memastikan tidak akan ada “pemenang titipan” dalam kompetisi bergengsi tahun ini.
Langkah ini diambil untuk menjaga marwah festival serta memastikan kepercayaan masyarakat tetap tinggi terhadap ajang tahunan yang menjadi ikon wisata religi di Bumi Berazam tersebut.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Kabupaten Karimun, Ahadian Zulseptriadi, menegaskan bahwa seluruh proses kurasi sejak tahap awal telah berjalan ketat sesuai petunjuk teknis (juknis).
“Integritas juri adalah harga mati. Kami ingin hasil akhir nanti benar-benar objektif dan mencerminkan kualitas terbaik dari masyarakat Karimun,” ujar Ahadian, Jumat 27 Maret 2026.
Ia juga menambahkan bahwa penilaian tahap pertama dan kedua telah rampung dilaksanakan tanpa kendala. Kini, fokus panitia tertuju pada penilaian final yang akan menentukan siapa yang layak menyandang gelar juara.
Tahun 2026 menjadi catatan sejarah baru karena menjadi tahun debut bagi Festival Kereta Hias yang dikelola langsung oleh Dinas Pariwisata. Inovasi ini hadir berdampingan dengan tradisi lampu elektrik dan lampu colok yang sudah menjadi ciri khas Karimun selama puluhan tahun.
Kriteria utama penilaian meliputi:
• Kualitas Teknis: Ketahanan dan detail pengerjaan.
• Kreativitas: Keunikan konsep dan estetika.
• Nilai Budaya: Keselarasan dengan nuansa Islami dan kearifan lokal.
Jadwal Pengumuman Pemenang
Masyarakat Karimun tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui siapa pemenang dari kompetisi penuh cahaya ini.
Adapun jadwal pelaksanaan tahap final berlangsung pada 28 Maret 2026 dan akan diumumkan pada pukul 20.00 WIB melalui akun resmi Dinas Pariwisata Karimun dan media sosial.
Ahadian berharap festival ini mampu memperkuat ekosistem pariwisata berbasis budaya di Karimun, sekaligus menjadi ajang pemersatu kreativitas masyarakat di tengah suasana menyambut hari kemenangan.
