Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 15 Sep 2022 08:13 WIB ·

Bawa Barang Tanpa Dokumen Kepabeanan, Petugas Sita Kapal Kayu di Batam


 Kapal kayu yang diamankan petugas Bea Cukai. Foto: Istimewa Perbesar

Kapal kayu yang diamankan petugas Bea Cukai. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Sebuah kapal kayu ditangkap petugas Bea Cukai Batam diduga membawa barang tanpa dokumen kepabeanan ke luar dari Batam, Kepulauan Riau.

Kapal tersebut dicegat di perairan wilayah Batu Ampar pada Kamis (8/9). Kemudian dibawa ke dermaga KPU Bea dan Cukai Tipe B Batam di Tanjung Uncang, Batu Aji.

Petugas menemukan di dalam kapal tersebut berbagai macam barang, mulai dari tas, pakaian, hingga barang elektronik dengan berbagai macam merek dalam kondisi bekas. Barang ini diduga akan diangkut dengan tujuan tempat lain dalam daerah pabean (TLDDP).

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Rizki Baidillah menuturkan bahwa penindakan tersebut setelah mendapat laporan dari masyarakat.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Kita dapat informasi dari masyarakat ada kapal kayu membawa barang tanpa dokumen kepabeanan yang akan keluar dari Batam,” ujarnya, Rabu (14/9).

Kemudian unit pengawasan melakukan patroli dengan melakukan pengejaran untuk melakukan penindakan. Hingga akhirnya Satgas patroli mendapat kabar kapal itu ke luar dari pelabuhan Magcobar Batu Ampar.

ADVERTISEMENT

“Tidak menunggu lama tim mengunakan kapal BC-20007 langsung ke lokasi dan melakukan pemeriksaan,” sebut dia.

“Tidak hanya barang ditemukan di atas kapal namun juga terdapat 9 anak buah kapal (ABK) bersama dengan sejumlah barang tanpa dokumen kepabeanan,” tambah dia lagi.

Dia menuturkan, dari hasil penindakan tersebut sebanyak 82 koli berisi tas berbagai merek dan jenis, 91 koli berisi pakaian dan sprei berbagai merek dan jenis, 13 karung berisi rantai kapal, 2 box berisi treadmill, 1 unit gearbox, 10 unit kursi roda, dan 8 box berisi barang campuran elektronik berbagai merek dan jenis dalam kondisi bekas.

ADVERTISEMENT

“Total nilai barang yang ditegah dari kapal tersebut ditaksir mencapai Rp 450.460.000,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Ia mengatakan dugaan pelanggaran kapal itu tidak melengkapi dokumen seperti dipersyaratkan dalam UU No 17 tahun 2006 tentang kepabeanan.

“Saat ini atas kasus tersebut kita masih lakukan pendalaman termasuk pemilik barang,” tutup dia.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 59 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Penyalur Perdagangan Orang ke Malaysia merupakan Mantan PMI

27 September 2022 - 05:14 WIB

Pencuri Kabel Listrik di Batam Terekam CCTV

27 September 2022 - 05:06 WIB

Rebutan Ke Kamar Mandi Zulkifli Aniaya Kekasih Sendiri

25 September 2022 - 08:56 WIB

Eks Walpri Gubernur Kepri Merasa Jadi Kambing Hitam di Kasusnya

25 September 2022 - 08:47 WIB

Bea Cukai Ungkap Kapal yang Mampu Angkut 6 Kontainer Rokok Ilegal

24 September 2022 - 07:51 WIB

Tindak Pidana Pencucian Uang dari Hasil Rokok Ilegal Capai Trilunan

24 September 2022 - 07:41 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement