Bintan Resmikan Kampung Donor Darah Kedua di Toapaya Selatan

Bintan – Pemerintah Kabupaten Bintan secara resmi mendukung penuh pembentukan Kampung Donor Darah di Desa Toapaya Selatan. Inisiatif yang digagas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bintan ini dirangkai dengan senam bersama dan sosialisasi donor darah, Kamis, 29 Januari 2026.

Kegiatan yang berpusat di Kantor Desa Toapaya Selatan ini menandai lahirnya kampung donor darah kedua di Bintan, setelah Desa Sri Bintan pada tahun 2025.

ADVERTISEMENT

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini lebih dari sekadar seremoni.

“Ini adalah gerakan kemanusiaan yang lahir dari nilai gotong royong dan tolong-menolong khas Melayu,” ujarnya.

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap inovasi PMI tersebut, seraya menekankan bahwa kekuatan daerah juga diukur dari solidaritas sosial masyarakatnya.

“Ketika ada yang membutuhkan darah, masyarakat sudah siap membantu tanpa menunggu dan tanpa pamrih,” tegas Bupati Roby.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, menjelaskan latar belakang inovasi ini. Ia menyoroti tantangan ketersediaan darah yang aman dan berkelanjutan. “Darah tidak dapat dibuat atau dibeli. Hanya bisa diperoleh dari kerelaan sesama,” katanya.

Menurut Hafizha, pembentukan kampung donor darah bertujuan membangun budaya donor yang rutin dan sukarela, dimulai dari tingkat desa. Desa Toapaya Selatan dinilai memiliki potensi besar berkat masyarakatnya yang kompak dan aktif.

“Kami berharap terbentuk pendonor tetap yang terdata dengan baik. Sehingga ketika kebutuhan darah mendesak, masyarakat sudah siap,” paparnya.

ADVERTISEMENT

Sebagai bentuk komitmen, dalam acara tersebut sebanyak 30 orang pengurus dan anggota Kampung Donor Darah Desa Toapaya Selatan dikukuhkan secara langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Bintan.

Melalui kegiatan senam dan sosialisasi, masyarakat tidak hanya diajak hidup sehat, tetapi juga diedukasi bahwa donor darah aman, menyehatkan, dan bernilai kemanusiaan tinggi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat gerakan kemanusiaan berbasis masyarakat di Kabupaten Bintan.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article