BATAM – Pemerintah Kota Batam memberikan apresiasi dan bonus total Rp823 juta kepada atlet, pelatih, dan manajer olahraga yang memperkuat kontingen Kota Batam pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026. Penghargaan itu diserahkan dalam Malam Apresiasi Olahragawan, Pelatih, dan Manajer Olahraga Berprestasi di Hotel Harmoni One, Batam Centre, Sabtu (29/8) malam.
Acara yang dihadiri sekitar 850 tamu undangan itu turut dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Sekda Firmansyah, jajaran Forkopimda, serta kepala OPD di lingkungan Pemko Batam.
Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh kontingen yang telah berjuang membawa nama Batam di ajang Popda X Kepri yang berlangsung di Tanjung Balai Karimun pada 2–18 Juli 2026. Ia mengakui, Batam hanya mampu menduduki posisi *runner-up* meskipun diunggulkan dari jumlah sekolah, fasilitas, dan kuantitas atlet.
“Kita harus sportif menerima hasil ini. Namun, ini menjadi bahan evaluasi agar Batam bisa kembali merebut juara umum seperti delapan tahun berturut-turut sebelumnya,” ujar Amsakar.
Ia pun menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Pendidikan (Disdik), dan Sekda untuk segera melakukan evaluasi taktis serta memperkuat pembinaan cabang olahraga yang masih perlu ditingkatkan.
Amsakar juga menekankan bahwa prestasi olahraga tidak terlepas dari pembangunan sumber daya manusia secara utuh. Ia menyebut capaian Batam di bidang olahraga sejalan dengan kemajuan di sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Ia mencontohkan prestasi Batam di ajang STQ dan MTQ yang tiga tahun berturut-turut menjadi juara, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam 2025 yang mencapai 83,8—tertinggi di Kepri.
“Kemajuan ini juga mendapat pengakuan nasional. Dalam dua hari terakhir, Batam menerima penghargaan Pemimpin Daerah Terpuji kategori Pengembangan Ekonomi dari iNews TV dan Anugerah Ekonomi Terpuji dari Detik,” tambahnya.
Ia mengajak semua pihak menghentikan narasi negatif dan saling curiga. “Mari bergandengan tangan menjaga iklim pembangunan Batam yang makin kondusif,” imbaunya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dispora Batam, Heriman, melaporkan bahwa kontingen Batam diperkuat 231 orang, terdiri atas 171 atlet, 18 pelatih, 10 manajer/ofisial cabang olahraga, dan 14 ofisial kota. Mereka bertanding dalam 10 cabang olahraga dan berhasil meraih total 94 medali: 23 emas, 34 perak, dan 37 perunggu.
Rincian bonus yang diberikan Pemko Batam:
– Emas: Rp5 juta (perorangan), Rp2,5 juta (ganda), Rp1,5 juta (beregu)
– Perak: Rp3 juta (perorangan), Rp1,5 juta (ganda), Rp1 juta (beregu)
– Perunggu: Rp2 juta (perorangan), Rp1 juta (ganda), Rp750 ribu (beregu)
Dari 23 medali emas, pencak silat menyumbang enam, renang lima, bulu tangkis empat, atletik tiga, tenis lapangan dua, serta bola basket dan bola voli masing-masing satu. Untuk medali perak, renang mendominasi dengan 11, disusul pencak silat tujuh, atletik enam, bulu tangkis empat, tenis lapangan tiga, serta sepak takraw, bola voli, dan tenis meja masing-masing satu. Sedangkan 37 medali perunggu diperoleh dari renang (13), atletik (9), pencak silat (7), tenis lapangan (4), tenis meja (3), dan sepak takraw (1).