Batam — Bupati Tanah Datar, Eka Putra, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Batam, Senin (21/9/2026). Kedatangan mereka disambut langsung Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dalam pertemuan yang membahas sejumlah strategi pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, kedua daerah bertukar pikiran soal investasi, pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, hingga pengembangan sektor pariwisata. Amsakar mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang memilih Batam sebagai tujuan kunjungan sekaligus studi.
Menurut Amsakar, kunjungan antardaerah bukan sekadar ajang berbagi pengalaman dan informasi. Lebih dari itu, momen semacam ini membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan masukan yang konstruktif.
“Kami bisa berbagi informasi positif dari apa yang kami lakukan di Batam, sekaligus mendapatkan masukan-masukan yang lebih konstruktif untuk kepentingan daerah kita masing-masing,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Amsakar memaparkan perjalanan pembangunan Batam. Ia menyoroti transformasi kota ini dari kawasan industri menjadi salah satu pusat perdagangan, jasa, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Arah pembangunan tersebut, kata dia, sejalan dengan arahan Presiden yang disampaikan dalam sejumlah pertemuan bersama kepala daerah.
“Selama rentang waktu satu tahun tujuh bulan memimpin Batam, kami sudah tiga kali bertemu langsung dan dipanggil langsung oleh Pak Presiden,” ungkapnya.
Amsakar menyebut, Presiden memberikan arahan agar Batam terus didorong sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi dan investasi.
“Apa yang beliau amanahkan kepada kami adalah bagaimana menjadikan Batam ini sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi, menjadikan Batam sebagai lokomotif investasi,” katanya.
Untuk mendukung arah itu, Amsakar menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Salah satunya melalui penyederhanaan proses perizinan agar aktivitas ekonomi dan investasi berjalan lebih efektif.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan, kunjungan ke Batam tidak hanya bertujuan mempererat silaturahmi. Pihaknya juga ingin mempelajari berbagai perkembangan yang telah dicapai Kota Batam.
“Kedatangan kami ke Batam selain untuk silaturahmi, kami ingin keberhasilan Kota Batam bisa menular ke daerah kami,” kata Eka Putra.
Ia menilai perkembangan Kota Batam berlangsung pesat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memanfaatkan kunjungan tersebut untuk berdiskusi dan bertukar informasi mengenai penanganan berbagai isu strategis di daerah.
“Perkembangan Kota Batam sangat luar biasa. Kami ingin sharing dan bertukar informasi tentang bagaimana penanganan isu-isu strategis di daerah,” ujarnya.
Selain tata kelola pemerintahan dan pembangunan, Eka Putra menyebut pihaknya juga melihat peluang pengembangan sumber pendapatan daerah, khususnya melalui sektor pariwisata dan sektor potensial lainnya.
“Kami juga mencari peluang untuk peningkatan pendapatan asli daerah kami, terutama dalam sektor pariwisata dan sektor lainnya,” katanya.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan dialog dan tanya jawab. Kedua pemerintah daerah bertukar pandangan mengenai pembangunan, pelayanan pemerintahan, investasi, pariwisata, serta strategi dalam mengoptimalkan potensi dan meningkatkan pendapatan daerah.