Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 18 Jul 2022 11:22 WIB

Dorong Ekonomi Nelayan, PT Timah Kembangkan Pembesaran Kepiting di Pulau Stunak


					Program pembesaran kepiting nelayan di pulau Stunak, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun. Foto: Istimewa Perbesar

Program pembesaran kepiting nelayan di pulau Stunak, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun. Foto: Istimewa

Program pembinaan terhadap kelompok nelayan secara masih dilakukan PT Timah Tbk. Program tersebut guna mendongkrak ekonomi masyarakat, khususnya kelompok nelayan lokal.

Kali ini, PT Timah menginisiasi sekaligus mengembangkan program pembesaran kepiting kelompok nelayan di pulau Stunak, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

ADVERTISEMENT

Pulau Stunak dihuni sebanyak 52 kepala keluarga dengan jumlah penduduk sekitar 140 jiwa, di Pulau ini mayoritas pekerjaan penduduknya sebagai nelayan pekerja serabutan.

Maka, program pembesaran kepiting yang melibatkan kelompok nelayan Stunak Mandiri ini diharapakan dapat memberikan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Ketua Nelayan Pulau Stunak, Apid mengatakan pihaknya sangat mendukung program pembesaran kepiting ini. Sebagai nelayan, penghasilan mereka di laut tergantung rezeki yang didapatkan. Belum lagi, tantangan seperti cuaca yang tak jarang membuat mereka harus pulang dengan tangan kosong.

“Kalau di laut banyak rintangan, belum lagi cuaca yang berubah dengan tiba-tiba ditambah lagi biaya operasional yang besar. Bahkan kadang kalau pulang ke laut bisa jadi tidak ada hasilnya. Makanya kami antusias menyambut program dari PT Timah Tbk ini,” ucapnya.

Apid menyebutkan, ia bersama sekitar 30 nelayan di pulau Stunak sangat mendukung program ini. Dengan berkolaborasi dengan PT Timah Tbk mereka mulai diberikan pelatihan tentang budidaya dan pembesaran kepiting, setelah itu mereka juga menyiapkan kolam untuk pembesaran.

Untuk tahap awal, kata dia, mereka membuat kolam dengan ukuran 15 X 10 meter yang bisa menampung sekitar 500 ekor bibit kepiting. Karena baru pertama kali pihaknya masih terus berproses untuk belajar terkait kendala sehingga bisa diatasi dengan cepat dan tepat.

“Beberapa waktu lalu saya bersama beberapa rekan-rekan diajak ke Jepara ke salah satu lokasi yang telah mampu mengembangkan budidaya pembesaran kepiting. Setelah melihat serta mempelajari kami yakin mampu mengembangkan usaha pembesaran kepiting. Apalagi lokasi di Pulau Stunak masih sangat alami dan mendukung,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Ia berharap, ke depan apabila program ini berhasil anggota kelompok mereka bisa mandiri dalam mengembangkan usaha. Nantinya, hasil pembesaran kepiting mereka tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan kepiting di Pulau Stunak namun juga di luar Pulau Stunak.

“Pulau Stunak sendiri saat ini masih ketergantungan dari luar untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari dan ini sudah berlangsung selama puluhan tahun. Semoga nanti ini bisa membantu pemenuhan kebutuhan konsumsi sehari-hari,” katanya.

Senada, Alimun ketua RT di Pulau Stunak sangat mengapresiasi kehadiran Program pembesaran kepiting ini di Pulau Stunak. Ia mengatakan, budidaya kepiting memiliki prospek bisnis yang bagus.

ADVERTISEMENT

Lokasi budidaya kepiting di Pulau Stunak sangat cocok untuk habitat kepiting. Pasalnya kondisi bakau yang masih bagus, terjaga dan sangat alami.

“Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik serta berhasil sehingga akan membantu pendapatan ekonomi masyarakat Nelayan di pulau Stunak,” katanya.

“Karena hasil melaut yang tidak bisa diandalkan. Melaut itu ada musim-musimnya. Apabila sedang tidak musim ikan nelayan tidak melaut serta bila cuaca buruk demi keselamatan kita juga tidak melaut namun kebutuhan dapur tidak bisa berhenti, maka dari itu apabila memasuki musim tidak melaut nelayan masih ada pendapatan dari pembesaran kepiting ini,” terangnya.

ADVERTISEMENT

Program pelatihan budidaya kepiting ini tidak hanya dilakukan PT Timah Tbk di Pulau Stunak, namun pada tahun 2018 lalu, PT Timah Tbk juga pernah mengadakan kegiatan pelatihan budidaya kepiting yang diikuti oleh perwakilan dari masyarakat, nelayan, dan juga pemuda se-Kecamatan Kundur.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Pelaku IKM di Bintan Meningkat 3 Kali Lipat

16 April 2024 - 17:17 WIB

Ilusstrasi Industri Kecil Menengah IKM

Warga Serbu Gerakan Pasar Murah di Stadiun Badang Perkasa Karimun

1 April 2024 - 13:12 WIB

IMG 20240401 085130 11zon

LKPj APBD Bintan 2023: Pendapatan Capai Target, IPM dan Angka Kemiskinan Menurun

29 Maret 2024 - 13:24 WIB

IMG 20240329 WA0009 resized 20240329 064717782 11zon

Disperindag Karimun Gelar Operasi Pasar di Teluk Uma: Harga Gas 3 Kg Hanya Rp 20 Ribu

19 Maret 2024 - 13:29 WIB

IMG 20240319 WA0004 11zon

BPR Bintan Berikan Dividen Rp 1,8 Miliar ke Pemkab Bintan

14 Maret 2024 - 22:33 WIB

Direktur Utama Perumda BPR Bintan Radhiah Razak

H-1 Ramadhan 1445 H, Stok Cabai Merah Pedagang di Pasar Puan Maimun Karimun Habis

11 Maret 2024 - 16:51 WIB

Pedagang cabai di Pasar Baru Tanjungpinang
Trending di Ekonomi Bisnis