Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 3 Mar 2023 14:33 WIB

Februari 2023, Cabai Merah dan Rokok Kretek hingga BBM Picu Inflasi 0,47 Persen


					Sayur di pasar SP Plaza. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Sayur di pasar SP Plaza. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau (Kepri) merilis Indeks Harga Konsumen (IHK) di dua kota di Kepri yang mengalami inflasi 0,47 persen setelah bulan sebelumnya mengalami deflasi 0,24 persen. Data ini bersumber dari
Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut Wakil Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kepri, Suryono, inflasi ini bersumber dari peningkatan harga kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

ADVERTISEMENT

“Hal ini sejalan dengan kenaikan harga sayuran seperti kangkung dan bayam, serta cabai merah yang dipengaruhi menurunnya pasokan dampak kondisi cuaca,” katanya dalam pesan tertulis, Kamis (2/3).

Selain itu, juga terdapat kenaikan cukai rokok pada awal tahun 2023 yang berdampak pada kenaikan harga rokok kretek filter. Sementara, tekanan inflasi juga bersumber dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar.

“Inflasi juga dipengaruhi kenaikan harga kontrak rumah yang mengalami pola penyesuaian di awal tahun. Secara spasial, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,50% (mtm) dan 0,32% (mtm),” kata dia.

Secara spasial, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,50% (mtm) dan 0,32% (mtm).

Dengan demikian, secara tahunan, Inflasi gabungan 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau tercatat sebesar 5,79% (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,85% (yoy).

“Capaian inflasi tahunan tersebut relatif lebih rendah di antara 10 provinsi di Sumatera yakni berada di posisi ke-2 terendah,” ungkap dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepri senantiasa berkomitmen memperkuat upaya pengendalian inflasi untuk mencapai sasaran inflasi sebesar 3±1 % (yoy).

ADVERTISEMENT

Sejumlah upaya telah dan terus akan dilakukan oleh TPID untuk menjaga inflasi agar tetap rendah dan stabil dengan memperhatikan 4K (ketersediaan barang, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif) khususnya untuk komoditas bahan pangan yang rentan mengalami fluktuasi harga.

“Sejalan dengan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), TPID melaksanakan berbagai kegiatan antara lain pelaksanaan pasar murah menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN), penguatan Kerja sama Antar Daerah (KAD), penyelenggaraan capacity building TPID, serta optimalisasi sinergi program TPID melalui pelaksanaan High Level Meeting (HLM) maupun rapat tim teknis,” bebernya.

“TPID juga senantiasa melaksanakan pemantauan perkembangan harga bahan pangan, monitoring ketersediaan pasokan serta memastikan distribusi bahan pangan dapat berjalan secara efektif dan efisien,” tambah dia lagi.

ADVERTISEMENT

Dia menambahkan bulan Maret terdapat potensi meningkatnya permintaan menjelang HBKN serta tingginya curah hujan dan gelombang laut yang dapat mempengaruhi tekanan inflasi.

Namun demikian, koordinasi TPID dan sinergi program GNPIP yang kuat diharapkan dapat menjadi kunci menjaga stabilitas inflasi gabungan 2 kota IHK di Provinsi Kepulauan Riau untuk mencapai sasaran inflasi yang telah ditetapkan.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Bintan 2023 Lampaui Kepri dan Nasional

5 Maret 2024 - 11:52 WIB

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyapa warga

Harga Beras Premium di Tanjungpinang Naik

22 Februari 2024 - 07:59 WIB

IMG 20240220 WA0005 11zon

6 Sektor Industri di Batam yang Tumbuh Signifikan di Tahun 2023

13 Februari 2024 - 12:18 WIB

ILUSTRASI PELAWA 664x498 11zon

Warga Batam Wajib Tau! Segini Biaya Parkir Terbaru di Batam

1 Februari 2024 - 13:23 WIB

IMG 20240201 WA0029 11zon

BP Batam Gandeng Swasta Kelola Parkir Pelabuhan Domestik

1 Februari 2024 - 13:09 WIB

IMG 20240201 WA0028 11zon

BPR Karimun Re-Branding Nama, Unggulkan Program Kurda Segmentasi UMKM

24 Januari 2024 - 12:07 WIB

IMG 20240124 WA0009 11zon
Trending di Ekonomi Bisnis