Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 3 Agu 2022 08:24 WIB ·

Harga Solar Melambung Nelayan Menjerit, Perusahaan Mulai Goyang


 Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin. Foto: Dok Pribadi Perbesar

Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin. Foto: Dok Pribadi

ADVERTISEMENT
advertisement

Harga Minyak Solar semakin tinggi hingga mencapat 23 ribu perliter, membuat beberapa nelayan kecil menjerit yang berpotensi mengakibatkan efek domino bagi masyarakat khususnya nelayan kecil yang semakin terpuruk akibat tingginya harga BBM ini, dan dikuatirkan akan berdampak pada konsumsi produk perikanan.

Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin yang menyoroti hal tersebut mengaku, kondisi tersebut membuat perekonomian negara terguncang akibat tingginya harga BBM untuk nelayan, dan dikuatirkan juga akan mempengaruhi kualitas SDM kita yang semakin mengecil konsumsi protein yang berkurang akan berdampak naiknya angka stunting di negara ini.

“Saya meminta pemerintah tidak hanya berkomentar terkait naiknya harga BBM untuk nelayan ini yang telah membuat mangkrak 2000 lebih kapal nelayan dan mengancam jutaan nelayan menganggur.”

“Mesti ada aksi nyata bagi pemerintah untuk memberikan solusi seperti 69 persen nelayan yang kesulitan membeli solar subsidi mesti dipermudah. Begitu juga 78 persen nelayan terutama nelayan kecil yang mengalami kesulitan memperoleh rekomendasi mendapat solar subsidi mesti ada kemudahan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT
advertisement

Dari berbagai aspirasi yang didapatnya, menurutnya Nelayan Kecil dengan kapal sekitar 5GT hingga 30 GT ini mengambil ikan hanya seperlunya saja. Tidak ada eksploitasi merusak lingkungan, namun hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan masyarakat sekitar.

“Kenaikan BBM yang sangat tinggi ini telah mengguncang industri perikanan tangkap kita mulai dari nelayan kecil hingga perusahaan besar penangkapan ikan. Solusi perikanan Budidaya saat ini belum dapat mengimbangi penyediaan perikanan tangkap yang juga menjadi evaluasi bersama. Semoga ada solusi cepat dari pemerintah, karena rakyat kecil masyarakat nelayan kini telah menganggur tidak dapat berlayar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Salah satu pengepul ikan di Kepulauan Riau mengatakan, akibat kenaikan harga BBM Solar tersebut banyak diwilayahnya tidak hanya mengeluhkan harga solar namun mereka juga kesulitan mendapatkan BBM jenis solar, karena tingginya harga berdampak pada SPBU dan penampung minyak yang takut membeli dengan stok besar karena kuatir harga BBM kembali anjlok.

“Itu tentu sangat berpengaruh, dengan tingginya harga solar ini tentu operasional untuk mendapatkannya juga megalami kenaikan, sehingga sekarang kami juga sulit mendapatkannya,” ujarnya.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 58 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Telkom Luncurkan metaNesia, Dunia Baru untuk Sinergi BUMN, Swasta, dan UMKM

5 Agustus 2022 - 20:57 WIB

Ekonomi Kepri Triwulan II 2022 Tumbuh 5,01 Persen, Lebih Lamban dari 2021

5 Agustus 2022 - 18:04 WIB

Menhan Prabowo Subianto Ditemui Delegasi Deutsche Bank Jerman

4 Agustus 2022 - 09:19 WIB

Ini Harga Pertamax Turbo dan Dex Series Terbaru di Kepri

3 Agustus 2022 - 14:42 WIB

Tutup Paruh Pertama Tahun 2022, Telkom Catat Pendapatan Rp 72 Triliun

2 Agustus 2022 - 14:00 WIB

Bulan Juli Indonesia Alami Inflasi Tertinggi Dalam 7 Tahun

1 Agustus 2022 - 13:16 WIB

Trending di Ekonomi Bisnis
advertisement