Menu

Mode Gelap

Nasional · 23 Apr 2022 21:39 WIB ·

Kapolri Ungkap Strategi untuk Kelancaran Mudik 2022: Antisipasi Macet hingga Vaksin Booster


 Kapolri saat apel gelar pasukan pengamanan mudik di Monas, Jumat (22/4). Foto: Dok Polri Perbesar

Kapolri saat apel gelar pasukan pengamanan mudik di Monas, Jumat (22/4). Foto: Dok Polri

ADVERTISEMENT
advertisement

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan strategi untuk kelancaran mudik lebaran Idul Fitri 1443 H atau 2022 M.

Hal itu ditekannya saat memimpin apel gelar pasukan operasi ketupat Tahun 2022 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (22/4) kemarin.

ADVERTISEMENT
advertisement

Dalan kegiatan pengecekan akhir kesiapan menjelang pelaksanaan mudik itu, Kapolri menyebutkan bahwa apel itu dalam rangka memastikan kesediaan sarana dan prasarana hingga persiapan pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2022.

Kapolri memaparkan strategi untuk menghindari serta mencegah terjadinya kemacetan saat mudik yakni, One Way, Contraflow, dan ganjil-genap. Selain itu pula Pemerintah juga telah menyiapkan dengan baik, jalur alternatif yang disediakan untuk masyarakat melaksanakan mudik.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Jalur-jalur alternatif yang tentunya ini bisa digunakan untuk menjadi pilihan mudik yaitu, jalur alternatif Pantura dan Pantai Selatan yang saat ini dalam keadaan baik dan siap digunakan sebagai pilihan alternatif jalur mudik. Termasuk Pengaturan ganjil genap tentu kita akan berlakukan. Sehingga kepadatan di jalan tol bisa kita hindari,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Meski demikian, mengantisipasi potensi kemacetan yang terjadi di jalur darat, Sigit pun mengimbau kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan moda transportasi umum lainnya dalam melaksanakan mudik.

ADVERTISEMENT

Selain itu juga, beberapa instansi juga telah menyelenggarakan mudik bersama secara gratis. Menurutnya, program tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang hendak mudik untuk mengurangi kepadatan kendaraan mudik.

“Kemarin kita melakukan pengecekan bahwa ada alternatif moda transportasi yang bisa dipilih seperti kereta api, yang saat ini juga menyiapkan tambahan kurang lebih 20 ribu tempat duduk setiap harinya. Sehingga ini bisa menjadi pilihan disamping juga moda udara. Tentu semuanya siap untuk mendukung mudik kali ini bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ia pun mengimbau agar masyarakat yang telah bisa mudik dapat berangkat lebih awal, sebelum puncak arus mudik yang diperkirakan pada 28, 29 dan 30 April 2022.

ADVERTISEMENT

Untuk itu, ia juga berharap agat instansi swasta dapat memberikan kesempatan mudik lebih awal kepada karyawan-karyawannya.

“Ini sudah diatur dalam surat edaran Menaker. Sementara instansi pemerintah atau ASN juga saat ini tentunya diberikan kesempatan untuk mengatur jadwal mudik. Kita harapkan dengan memanfaatkan waktu yang ada, maka potensi kemacetan yang ada di jalan khususnya jalur tol ini bisa kita dikelola dengan baik,” imbuh mantan Kapolda Babten ini.

Ia memaparkan, berdasarkan hasil survei Kemenhub, terdapat 83 juta warga akan melakukan mudik, 23 juta diantaranya menggunakan mobil dan 17 juta dengan motor. Karenanya, perlu disusun strategi untuk mengurai kemacetan yang sangat berpotensi terjadi.

ADVERTISEMENT

Selain menyiapkan upaya dan strategi mudik, Sigit menegaskan, kepolisian bersama instansi terkait lainnya juga akan mengoptimalkan akselerasi vaksinasi dosis III atau booster bagi para pemudik. Hal itu, menurut Sigit, untuk mengoptimalkan imunitas atau tingkat kekebalan seluruh masyarakat.

Oleh karena itu, Sigit menekankan soal kesiapan dari pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu dalam memberikan pelayanan terbaik serta prima bagi masyarakat yang mudik.

“Harapan kita pada saat kembali bertemu orang tua dan keluarga maka imunitas kita yang pulang mudik betul-betul memiliki kekebalan dan tidak menjadi carrier. Demikian juga orang tua dan keluarga kita juga mendapatkan kekebalan. Oleh karena itu program vaksinasi kita harapkan bisa diikuti secara maksimal. Sehingga pasca-Idul Fitri laju pertumbuhan covid betul-betul bisa kita kendalikan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran, sebanyak 144.392 personel gabungan dikerahkan. Seluruh personel tersebut akan mengisi 2.702 posko yang terdiri dari 1.710 pos pengamanan, 734 pos pelayanan, dan 258 pos terpadu.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 32 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Latihan Perang, TNI AL Taklukkan Ranjau Laut di Selat Riau

6 Juli 2022 - 12:47 WIB

Jokowi Tunjuk Tito Karnavian Jadi Menpan-RB Ad Interim

5 Juli 2022 - 10:58 WIB

MenpanRB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia

1 Juli 2022 - 15:10 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Adha Hari Minggu 10 Juli 2022

29 Juni 2022 - 20:24 WIB

Mulai 1 Juli, Beli Pertalite dan Solar Pakai MyPertamina

28 Juni 2022 - 13:52 WIB

Pemerintah Bakal Terapkan Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Simak Penjelasannya

26 Juni 2022 - 14:14 WIB

Trending di Nasional
advertisement