Menu

Mode Gelap

Warta · 6 Jun 2022 11:07 WIB ·

Kata Warga Batam soal Migrasi TV Analog ke Digital


 Warga menonton siaran telivisi. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Warga menonton siaran telivisi. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Sejumlah warga di Kota Batam, Kepulauan Riau mengaku telah mengetahui migrasi TV analog ke digital alias analog switch off (ASO). 

Hal itu dikatakan Yunimal, warga Sagulung yang masuk dalam daftar penerimaan set top box (STB) gratis diberikan pemerintah. 

ADVERTISEMENT
advertisement

“Sudah tahu akan ada migrasi TV analog ke digital. Kita tahu dari siaran berita,” ujar Yun warga Kavling Lama, Sagulung, Minggu (5/6). 

Pria disapa Hatta itu, mengaku begitu tahu informasi dirinya langsung beralih ke televisi digital. Hanya saja untuk sosialisasi program tersebut belum ada di wilayah Sagulung. 

ADVERTISEMENT
advertisement

“Belum ada sosialisasi turun ke wilayah Sagulung,” kata dia. 

Kendati begitu, masyarakat umum di Batam mengunakan TV kabel dari rumah ke rumah yang disiarkan langsung tanpa antena. 

ADVERTISEMENT

“Saya aja di rumah mengunakan TV kabel, tapi sekarang sudah beralih ke digital,” kata dia 

Senada Jendri, warga lain yang telah beralih ke siaran TV digital. Hal itu setelah dirinya mengetahui kecanggihan siaran digital. 

“Saya dapat informasi dari berita. Migrasi TV analog ke digital. Kemudian saya beli STB lewat online yang resmi ada labelnya dari kominfo,” akuinya. 

ADVERTISEMENT

Sejak mengunakan siaran digital, lanjut dia, segala siaran terjangkau hingga gambar pun jernih. Bahkan tidak ada bintik-bintik lagi di depan layar televisi. 

“Jadi saya beli saja dulu STB. Tidak bantuan dari pemerintah karena saya penasaran seperti apa siaran digital ini,” kata dia. 

Menurut dia migrasi TV analog ke digital di Batam akan terjadi perubahan. Sebab di Batam rata-rata orang mengunakan TV kabel tanpa antena dan parabola. 

ADVERTISEMENT

“Sehingga dengan adanya siaran digital ini masyarakat akan terbantu. Tidak ada lagi dong TV kabel,” kata dia. 

Sementara itu, industri jasa televisi (TV) kabel telah lama beredar di Batam mayoritas menyasar warga yang kurang mampu. Tak ayal jasa TV kabel berjemur. 

Dengan adanya program TV digital ini tentu masyarakat akan migrasi dari TV kabel. Hal ini meringankan beban ekonomi bahkan siaran lebih luas didapatkan. 

ADVERTISEMENT

Sebagai mana diketahui siaran TV Analog yang selama ini dinikmati masyarakat masih jauh dari kata memadai. Bahkan sejumlah masyarakat akhirnya memilih berlangganan TV berbayar (TV kabel). Namun dinilai hanya sebagian masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas yang dapat menikmati hal tersebut.

Dominan di Kota Batam masyarakat sudah sejak lama menikmati siaran TV kabel namun tidak dengan kualitas tinggi. Sehingga pemerintah berencana berubah haluan TV digital. 

Lewat STB siaran akan dengan mudah dapat ditangkap. Tidak hanya itu, konten yang disuguhkan juga ada yang datang dari lokal. 

STB sendiri merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital. Dengan adanya STB masyarakat tidak perlu lagi membeli telivisi baru, hanya menggunakan STB sudah dapat menikmati siaran digital ini.

TV Digital ini dapat menghadirkan dan memperbanyak konten lokal khas Kepri dari program telivisi lokal. Hal ini menjadi peluang untuk mempromosikan daerah baik budaya maupun pariwisatanya.

ADVERTISEMENT
advertisement

Siaran televisi digital merupakan siaran televisi teresterial yang biasa dilihat sehari-hari, hanya saja menggunakan frekuensi digital, bukan lagi analog, seperti yang masih berlangsung saat ini.

Set top box ini dipasang menghubungkan pesawat televisi dengan antena UHF, ia akan mengubah transmisi dari siaran analog ke digital agar bisa ditangkap perangkat televisi analog.

Sementara itu, layanan streaming yang biasa dinikmati lewat gawai berbasis internet, bukan merupakan siaran televisi digital. 

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Provinsi Kepri, Hasan, mengimbau masyarakat untuk segera beralih ke TV Digital.

Menurut Hasan, hasil siaran di TV Digital juga lebih jernih, tajam serta canggih. Selain itu, TV digital juga tergolong hemat, karena juga gratis.

“Saya mengajak masyarakat Kepri untuk beralih dari TV Analog ke TV Digital sesuai instruksi pemerintah pusat melalui Kementerian Kominfo RI,” ujarnya saat dialog sosialisasi peralihan TV Analog ke TV Digital yang ditayangkan secara langsung pada siaran Digital Indonesia di Gedung LAM Batam, Jumat (8/4) lalu.

Hasan menyebutkan jika pihaknya telah menggencarkan sosialisasi terkait TV Digital ini. Termasuk berkoordinasi dengan Diskominfo di seluruh kabupaten/kota di Kepri.

Staf Khusus Menkominfo RI, Rosarita Niken Widiastuti, mengungkapkan alasan pemerintah pusat melakukan peralihan ini ialah untuk membebaskan ruang frekuensi yang banyak terpakai oleh siaran TV Analog.

Dijelaskannya, peningkatan teknologi digital ini khususnya di Indonesia sudah sangat mendesak supaya tidak ketinggalan dengan negara-negara lain.

Ia pun mengungkapkan, setidaknya ada empat keuntungan beralih ke TV Digital, yakni tidak ada pungutan biaya, visual yang jernih, ada fitur tambahan, juga tidak memerlukan parabola atau frekuensi radio sebagai pemancar.

“Cukup dengan menggunakan antena UHF ditambah STB maka TV Digital ini sudah bisa dinikmati,” ujarnya seprti diberitakan kepripedia beberapa waktu lalu. 

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 104 kali

Penulis: | Editor: Wak JK


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Daftar Pemilih di Kepri per Juni 2022 Bertambah 1.947 Orang dari DPT 2020

6 Juli 2022 - 20:23 WIB

Karimun Dapat Suplai 75 Ekor Sapi dari Natuna untuk Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban

6 Juli 2022 - 14:15 WIB

Ini Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan di Batam

6 Juli 2022 - 13:42 WIB

HUT Bhayangkara ke-76, Ansar Berharap Kepri Semakin Kondusif

6 Juli 2022 - 12:17 WIB

28 Guru di Bintan Diberi Promosi, Naik Jabatan Jadi Kepala Sekolah

6 Juli 2022 - 11:38 WIB

Dana Pinjaman PT SMI Belum Cair, Sekdaprov: Sudah Diajukan, Cairnya Bertahap

6 Juli 2022 - 11:30 WIB

Trending di Warta
advertisement