Menu

Mode Gelap

Warta · 6 Jun 2022 23:42 WIB ·

Kepri Boleh Datangkan Sapi dari Lampung untuk Penuhi Kebutuhan Idul Adha


 Kepala DKP2KH, DPRD Kepri, Balai Karantina serta perwakilan asosiasi pedagang dan peternak bertamu dengan pihak Kementan RI di Jakarta. Foto : istimewa Perbesar

Kepala DKP2KH, DPRD Kepri, Balai Karantina serta perwakilan asosiasi pedagang dan peternak bertamu dengan pihak Kementan RI di Jakarta. Foto : istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Pemerintah Pusat akhirnya merespon permintaan Pemprov Kepri agar diizinkan mendatangkan sapi dari luar daerah.

Melalui Kementerian Pertanian (Kementan), Kepri diperbolehkan terima kiriman sapi dari Provinsi untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban pada perayaan Idul Adha Juli mendatang.

ADVERTISEMENT
advertisement

Kabar ini diketahui setelah pertemuan  pihak Kementan RI dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Kepri, Komisi II DPRD Kepri, serta perwakilan asosiasi pedagang peternak Kota Batam, Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam dan Balai Karantina Pertanian Kelas II Tanjungpinang, di Jakarta pada Senin (6/6). 

Dari peretemuan tersebut rencananya yang diizinkan masuk sesuai kebutuhan Kepri, yakni 3.136 ekor sapi dan 14.448 kambing melalui Pelabuhan Sadewa, Lampung Tengah.

ADVERTISEMENT
advertisement

Sementara saat masuk ke Kepri dengan mekanisme port to port tanpa melalui wilayah merah. Nantinya dari Lampung  akan langsung masuk ke Pelabuhan Sekupang untuk sapi, dan kambing melalui Pelabuhan Piayu, Batam. 

“Diskresi ini nanti akan diinformasikan secara resmi melalui surat tertulis dari Kementan, sesuai mitigasi yang diarahkan oleh Badan Karantina Pusat,” ungkap Kepala DKPKH Kepri, Rika Azmi.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya diberitakan bahwa, Gubernur Ansar Ahmad, sudah menyurati Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, untuk diberikan diskresi khusus agar diizinkan mengambil hewan ternak untuk kebutuhan kurban Idul Adha dari daerah di Lampung yang masih bebas dari wabah PMK.

“Pemasukan ternak sesuai dengan jumlah kebutuhan melalui mekanisme port to port dengan pengawasan dan pengawalan ketat mulai dari daerah asal, selama pengangkutan dan setelah sampai ditempat tujuan,” tulis surat permohonan  pada 3 Juni 2022. 

Sebelum ini juga, Satgas Penanganan PMK Provinsi Kepri, Adi Prihantara, menyebutkan bahwa tiga daerah yakni Batam, Tanjungpinang serta Karimun masih kekurangan pasokan untuk hewan kurban. 

ADVERTISEMENT

“Paling minim persediaannya di Kota Batam, maka kita minta diskresi kebijakan pemerintah Pusat,” sebutnya.

Ia mengungkapkan, selama ini Kepri memang bergantung kepada sejumlah untuk memenuhi kebutuhan sapi. Namun wilayah tersebut sudah terpapar wabah PMK. Akan tetapi masih ada beberapa daerah di Lampung yang masih bebas dari penyakit hewan tersebut.

Melihat itu, Kepri berencana untuk mendatangkan sapi dari wilayah tersebut untuk menutupi kebutuhan harian dan Idul Adha.

ADVERTISEMENT

“Tapi harus dikirim langsung dan melalui karantina 14 hari. Ini merupakan solusi alternatif sementara kita untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban dan sehari dalam waktu pendek,” tutup Adi. 

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 22 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Bawaslu Lingga Gelar Sosialisasi Undang-undang Pemilu 2024

5 Juli 2022 - 23:30 WIB

SMAN 1 Batam Umumkan Kelulusan PPDB, 288 Siswa Diterima

5 Juli 2022 - 20:51 WIB

Rutan Tanjungpinang Kembali Buka Jam Besuk Bagi Anggota Keluarga

5 Juli 2022 - 20:34 WIB

Penyebaran Hewan Kurban di Tanjungpinang Diperketat, Sapi Diperiksa Sebelum Dijual ke Masyarakat

5 Juli 2022 - 20:20 WIB

Lapas Perempuan Batam Kembali Buka Kunjungan Tatap Muka

5 Juli 2022 - 13:14 WIB

HUT ke 76 Bhayangkara, Bupati Rafiq Beri Penghargaan ke Polres Karimun

5 Juli 2022 - 12:37 WIB

Trending di Warta
advertisement