Menu

Mode Gelap

Buzz · 30 Jul 2022 09:42 WIB ·

Keutamaan Bulan Muharram dan Amalannya


 Masjid Agung Anambas. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Masjid Agung Anambas. Foto: Ismail/kepripedia.com

Empat bulan yang disebut sebagai bulan haram (bulan kemuliaan) yaitu bulan Dzulqaddah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Bulan Muharram adalah salah satu bulan dalam penangalan hijriyah yang dimuliakan oleh Allah SWT. Perbanyak amalan sunnah di bulan Muharram ini untuk mendapat pahala yang luar biasa.

Ayat Al Quran yang menjelaskan tentang bulan Muharram.

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi. Di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu.” (QS. At-Taubah: 36)

Dilansir dari muslim.or.id Allah memuliakan bulan ini di antara bulan-bulan lainnya, hingga dinamai dengan nama yang dinisbatkan langsung kepadanya “Bulan Allah Al-Muharram,” sebagai bentuk penghormatan dan pengagungan terhadap bulan ini dan sebagai tanda bahwa Allah Ta’ala sendirilah yang mengagungkan dan mengharamkan bulan Muharram ini.

ADVERTISEMENT
advertisement

Ust Abdul Somad mengemukakan dalam sebuah ceramhnya, bahwa baginda nabi Muhammad SAW ada tiga hari yang merupakan waktu yang dianjurkan untuk berpuasa, yaitu pada anggal 8,9 dan 10 muharram 1444 hijriah.

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha:

ADVERTISEMENT

“Orang-orang Quraisy biasa berpuasa pada hari asyura di masa jahiliyyah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun melakukannya pada masa jahiliyyah. Tatkala beliau sampai di Madinah beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan umatnya untuk berpuasa.”

Puasa dihari kesepuluh adalah puasa Asura, sebagaimana dalam Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi (syarah sunan Tirmidzi) menyebutkan:

Puasa Muharram ada tiga bentuk. Pertama, yang paling utama ialah puasa di hari kesepuluh beserta satu hari sebelum dan sesudahnya. Kedua, puasa di hari kesembilan dan kesepuluh. Ketiga, puasa di hari kesepuluh saja.

ADVERTISEMENT

Puasa sebelum hari kesepuluh atau tanggal 9 Muharram dinamakan puasa Tasu’a sedangkan puasa hari kesepuluh dinamakan puasa Asyura.

Adapun amalan Sunnah lain yang harus dikerjakan saat bulan muharram yakni, menunaikan dan memperbanyak sholat Sunnah, silaturahmi dengan sanak saudara ataupun kerabat, bersedekah.

Ada juga amalan Sunnah lain yang harus andka kerjakan pada bulan ini, yakni dengan mandi wajib menjelang puasa asyura, berziarah, menjenguk orang sakit dan membaca surat al-ikhlas.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 50 kali

Berita ini dikutip dari muslim.or.id

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

Baca Lainnya

Kolaborasi IndiHome dan Vidio Siap Manjakan Penggemar Piala Dunia 2022

19 November 2022 - 17:56 WIB

Cek! Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Guru 2022 di Lingga

18 November 2022 - 14:02 WIB

Beragam Blaze Cocktails dan Smoked Brisket Bar di BWP Panbil

14 November 2022 - 10:33 WIB

Mengenal Maripay, Solusi Digital Permudah Transaksi Keuangan Pekerja Migran di Malaysia

11 November 2022 - 15:44 WIB

Ini Waktu Melihat Gerhana Bulan dan Live Streaming BMKG

8 November 2022 - 15:51 WIB

Peserta JKN Kini Cukup Tunjukkan KTP untuk Berobat ke Faskes

3 November 2022 - 11:46 WIB

Trending di Buzz
advertisement