Komunitas Fortuner Chapter Kepri Jelajahi Pulau Bintan

Komunitas Toyota Fortuner Club Kepri melakukan touring wisata ke Pulau Bintan, dalam rangka meningkatkan kekompakan member sekaligus membangkitkan kembali gairah ekonomi dan pariwisata.

Perjalanan yang mengusung tema membangkitkan Kembali Touring Wisata dan Silahturahmi Antar-Member Melalui Wisata Keliling Bintan ini diikuti 18 mobil Toyota Fortuner dengan melibatkan 72 member id42ner dari berbagai chapter di Batam dan Tanjungpinang.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 16 – 17 Juli 2022 ini, melakukan perjalanan ke sejumlah lokasi wisata yang ada di Bintan, antara lain kawasan wisata lagoi, Wisata edukasi gudem bee farm, pemancingan poyotomo dan sesi pesta durian di kaki Gunung Bintan. Para member juga akan menjelajah sejumlah tempat wisata di Tanjungpinang seperti Gedung Gonggong, Tugu Sirih dan Pulau Dompak.

Aprianto selaku ketua panitia berharap ajang ini dapat mendorong sektor pariwisata dan menggerakkan roda ekonomi di daerah, serta silahturahmi antar member agar tetap berjalin baik di setiap daerah yang ada di Kepri. Para peserta juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan.

Kepala Bidang Destinasi & Industri Pariwisata Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kab. Bintan, Ardiansyah S.Sos menyampaikan terima kasih atas inisiatif kegiatan ini di Kabupaten Bintan. Beliau juga sangat mengapresiasi sekali  kegiatan yang di buat oleh teman- teman komunitas Fortuner.

“Dengan kehadiran anggota id42ner di Bintan ini tentunya memberikan dampak positif terutama dalam pergerakan ekonomi masyarakat dan Promosi destinasi wisata yang ada di Bintan,” ucapnya.

Ardi mengatakan Bintan adalah gerbang kedua para wisatawan asal Singapura setelah Bali. Jadi, targetnya dalam 6 hinga 12 bulan ke depan, akan mengembalikan konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan agar Pariwisata Bintan bangkit kembali.

Ketua id42ner Kepulauan Riau, Rahim Hasan menyampaikan, dengan para peserta mengunjungi lokasi tersebut, diyakini dapat membangkitkan semangat nasionalisme.

“Kepada pemerintah daerah kabupaten kami mengucapkan terima kasih atas dukungannya. Adanya kegiatan touring ini, para members beserta keluarganya bisa membuat moment ini menjadi kebanggaan tersendiri, untuk lebih menanamkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan” ujar Rahim.

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article

TERBARU

Wali Kota Batam: Pancasila Fondasi Utama Jaga Persatuan di Kota Heterogen Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Pancasila adalah fondasi utama dalam menjaga persatuan dan kebinekaan di Kota Batam. Hal ini disampaikannya saat bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kota Batam Tahun 2026 yang digelar di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Kamis (1/10/2026). Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam, serta sejumlah pegawai dari berbagai instansi. Dalam amanatnya, Amsakar menekankan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momen ini menjadi pengingat untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus meneguhkan Pancasila sebagai ideologi yang mempersatukan bangsa. “Pancasila telah teruji oleh sejarah sebagai falsafah hidup yang mampu menyatukan seluruh elemen bangsa di tengah berbagai tantangan. Di Kota Batam yang sangat heterogen ini, nilai-nilai Pancasila adalah fondasi utama yang menjaga toleransi, kondusivitas, serta persatuan kita,” ujar Amsakar. Ia pun menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran birokrasi untuk memperkuat semangat gotong royong serta menjaga kebersamaan. “Kunci kemajuan Batam ada pada kebersamaan dan rasa saling memiliki. Dengan menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam bekerja dan berinteraksi, kita optimis mampu membawa Kota Batam menjadi daerah yang lebih maju, modern, dan berdaya saing,” katanya. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Amsakar juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) masa akhir jabatan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purnatugas per 1 September 2026. Upacara kemudian diakhiri dengan pembacaan ikrar kesetiaan kepada Pancasila dan doa bersama untuk keselamatan serta kemajuan bangsa Indonesia, khususnya Kota Batam. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan khidmat.

POPULER

Wali Kota Batam: Pancasila Fondasi Utama Jaga Persatuan di Kota Heterogen Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa Pancasila adalah fondasi utama dalam menjaga persatuan dan kebinekaan di Kota Batam. Hal ini disampaikannya saat bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kota Batam Tahun 2026 yang digelar di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Kamis (1/10/2026). Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam, serta sejumlah pegawai dari berbagai instansi. Dalam amanatnya, Amsakar menekankan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, momen ini menjadi pengingat untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus meneguhkan Pancasila sebagai ideologi yang mempersatukan bangsa. “Pancasila telah teruji oleh sejarah sebagai falsafah hidup yang mampu menyatukan seluruh elemen bangsa di tengah berbagai tantangan. Di Kota Batam yang sangat heterogen ini, nilai-nilai Pancasila adalah fondasi utama yang menjaga toleransi, kondusivitas, serta persatuan kita,” ujar Amsakar. Ia pun menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran birokrasi untuk memperkuat semangat gotong royong serta menjaga kebersamaan. “Kunci kemajuan Batam ada pada kebersamaan dan rasa saling memiliki. Dengan menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam bekerja dan berinteraksi, kita optimis mampu membawa Kota Batam menjadi daerah yang lebih maju, modern, dan berdaya saing,” katanya. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Amsakar juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) masa akhir jabatan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purnatugas per 1 September 2026. Upacara kemudian diakhiri dengan pembacaan ikrar kesetiaan kepada Pancasila dan doa bersama untuk keselamatan serta kemajuan bangsa Indonesia, khususnya Kota Batam. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan khidmat.