Lahan 6,3 Hektare Bekas Tambang Bauksit di Bintan Jadi Ruang Terbuka Hijau

Lahan bekas tambang bauksit terlantar di Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, seluas 6,3 hektare bakal diubah menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Proses pembangunan RTH di lahan bekas tambang tersebut dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) RI dengan menggunakan APBN 2022 sebesar Rp 1,5 miliar lebih.

ADVERTISEMENT

Menurut Kasubdir Pengendalian Kerusakan Lahan, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Pengerusakan Lingkungan KLHK, Suryanta Bayu Haji, fokus pemulihan lahan menjadi RTH adalah lahan eks tambang yang terlantar.

“Lahan ini ditinggal begitu saja usai digarap hasil tambangnya secara ilegal. Maka agar lahan itu menjadi bermanfaat bagi masyarakat serta sumber air yang berada disekitarnya kita bangun RTH,” kata Suryanta setalah peresmian RTH Tembeling, Senin (19/12).

Suryanta mengungkapkan, di Indonesia sendiri terdapat 113 hektare lahan yang berada di 11 titik yang harus dipulihkan karena terlantar akibat tambang ilegal. Dari 11 titik itu, satu diantaranya di Tembeling Tanjung, Bintan tersebut.

Ia menjelaskan, dana Rp 1,5 miliar itu akan diperuntukkan fasilitas fisik yang disediakan seperti bangunan beserta mesin air tenaga surya, kursi dan lainnya. Kemudian juga ada penanaman berbagai jenis tumbuhan di area RTH hingga ke depan dijadikan Bumi Perkemahan.

“Untuk fisiknya hanya bagian tengah. Kemudian disitu ada mesin sedot air dengan listriknya tenaga surya yang cukup menyedot anggaran dan sisanya kita tanami berbagai jenis tanaman,” bebernya.

Saat ditanya tujuan KLHK fokus pemulihan lahan di Tembeling Tanjung, Suryatna menyebut dapat menjadi penyerap karbon. Selain itu, RTH ini juga dapat berperan penting dalam menjaga kondisi air baku di Embung Tembeling ini.

“Memulihkan lingkungan apalagi posisinya di samping embung air baku terjaga baik sisi kualitas maupun kuantitasnya,” sebutnya.

ADVERTISEMENT

Pada peresmian lahan RTH tersebut, Bupati Bintan, Roby Kurniawan, yang hadir menyampaikan ucapan terima kasih kepada KLHK yang telah mendukung pelaksanaan pembuatan RTH di Tembeling Tanjung.

“Perlu kita sampaikan bahwa dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh APBD Bintan maka saya minta kepada seluruh dinas untuk melakukan inovasi untuk bisa berkolaborasi meminta dukungan termasuk dari pemerintah pusat. Seperti yang dilakukan DLH Bintan ini,” ujar Roby.

Roby mengatakan, KLHK memprioritaskan RTH di Bintan ketimbang daerah lainnya. Buktinya RTH Tembeling mendapatkan porsi APBN yang besar dari 11 lokasi lainnya di Indonesia.

ADVERTISEMENT

“Kita perlu berikan dukungan yang luar biasa yang mana KLHK telah membantu kita untuk melakukan pemulihan lahan akses terbuka menjadi RTH. Nah maka dari itu ini perlu kita jaga dengan baik perlu kita manfaatkan bersama karena bantuan kalau tidak kita jaga nanti orang yang bantu pun malas nak bantu lagi,” tutup Roby.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article