Pertumbuhan ekonomi Kota Batam mengalami kenaikan cukup signifikan.
Badan Pusat Statistik Kota Batam mencatat, ekonomi Batam tumbuh meroket dengan persentase 6,84 persen tahun 2022 lalu.
Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, pun mengapresiasi kabar positif tersebut. Menurutnya, Batam menjadi penopang ekonomi Provinsi Kepri yang hanya mendapat capaian 5,09 persen sepanjang tahun 2022.
“Ini sebuah pencapaian yang baik. Pertumbuhan ekonomi Batam ke depan bakal terus meningkat seiring potensi investasi yang saat ini akan terus direalisasikan,” ujar Airlangga dalam pidatonya di Sekretariat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Gedung Ali Wardhana baru-baru ini.
Baca Juga
Tidak hanya itu, sejumlah langkah strategis BP Batam dalam meningkatkan realisasi investasi diyakini Airlangga akan kembali meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah ke depannya.
“Kemajuan Kota Batam ini adalah suatu hal yang sudah kita nantikan. Kalau dilihat dari Singapura, saya ingin Batam menyala,” kata dia.
Untuk diketahui, pertumbuhan ekonomi Batam naik 2,09 persen dibandingkan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2021 lalu yang hanya mencatatkan persentase sebesar 4,75 persen.
Berdasarkan catatan Pusat Pengembangan BP Batam, pencapaian Kota Batam jauh lebih tinggi dibandingkan persentase Provinsi Kepri dan Nasional .
Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengaku optimistis, pertumbuhan ekonomi Kota Batam bakal menyentuh angka tujuh persen pada tahun 2023.
Bukan tanpa alasan, bagi Rudi, pertumbuhan ekonomi tak terlepas dengan peningkatan investasi di Kota Batam.
“Investasi dipandang sebagai hal penting untuk pembangunan dan peningkatan ekonomi daerah,” kata pria yang menjabat sebagai Wali Kota Batam itu.
Keberhasilan BP Batam dalam mendongkrak peningkatan nilai investasi juga merupakan suatu pencapaian yang tak bisa dilepaskan dalam laju pertumbuhan ekonomi daerah.
Pasalnya, realisasi investasi Batam mencapai Rp 13,63 triliun di tahun 2022.