Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 21 Des 2021 17:24 WIB

Pelaku Penipuan Catut Nama Kasi Intel Kejari Batam


					Ilustrasi. Foto: Flickr
Perbesar

Ilustrasi. Foto: Flickr

Sejumlah pejabat publik di Kota Batam baru-baru ini mendapat pesan berantai yang mengatasnamakan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Batam, Wahyu Oktaviandi.

Pesan yang disampaikan oleh oknum yang tak bertanggungjawab itu dengan motif lama mengunakan jejaring sosial seperti pesan WhatsApp nomor handphone 081319084336 dan 082128927177.

ADVERTISEMENT

Dalam pesan tersebut, disebutkan bahwa pelaku meminta kepala dinas atau pejabat terkait dapat membantu akomodasi seperti fasilitas 11 kamar hotel atau uang Rp 25 juta.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Batam, Wahyu Oktaviandi, menyebutkan jika pesan yang berantai tersebut bukan dari dirinya ataupun datang dari instansinya.

“Saya pastikan itu bukan saya. Jika ada korban silahkan laporkan kepada pihak kepolisan,” ujarnya baru-baru ini.

Dia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta apapun kepada pejabat lain mengenai hal-hal bersifat akomodasi tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat apa bila ada menerima pesan atau foto saya. Silakan konfirmasi ulang dan verifikasi ke saya dan jangan ditanggapi,” kata dia.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Kasus Tewasnya Halimah: Pratu Fatria Saragih Tak Dijerat Pasal Pembunuhan

24 Mei 2024 - 15:29 WIB

IMG 20240524 WA0004 11zon

Upaya Kuasa Hukum Keluarga Halimah Akan Berlanjut hingga ke Panglima TNI dan KSAD

24 Mei 2024 - 13:52 WIB

IMG 20240524 WA0003 11zon

83 Narapidana di Kepri Terima Remisi Waisak

24 Mei 2024 - 10:40 WIB

Ilustrasi tahanan kabur

Diduga ODGJ, Pengamen Badut Lecehkan Pengendara Wanita di Lampu Merah

23 Mei 2024 - 09:17 WIB

IMG 20240522 WA0029

Pentingnya UU Fidusia, Perlindungan Hukum Bagi Penyedia dan Pengguna Jasa

20 Mei 2024 - 13:33 WIB

IMG 20240520 WA0030 11zon

Pria Paruh Baya di Tanjungpinang Ditemukan Tewas dalam Ruko

18 Mei 2024 - 11:12 WIB

IMG 20240517 WA0054 11zon
Trending di Hukum Kriminal