Menu

Mode Gelap

Warta · 29 Jun 2022 21:09 WIB ·

Pemkab Bintan Alokasikan Rp 1,082 Miliar untuk Program RTLH Tahun Ini


 Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Bintan Hery Wahyu. Foto: Istimewa Perbesar

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Bintan Hery Wahyu. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT
advertisement

Pemerintah Kabupaten Bintan tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,082 miliar untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun demikian, alokasi anggaran tersebut tidak dapat mengakomodir seluruh kecematan se-Bintan, tapi hanya dipritotaskan di kawasan Kecamatan Bintan Timur saja.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Bintan, Hery Wahyu, mengatakan alasan program RTLH tahun ini hanya di Kecamatan Bintan Timur saja karena sesuai dengan SK yang dibuat Dinas Sosial (Dinsos).

Ada 50 unit rumah yang direhabilitasi di Kecamatan Bintan Timur dengan alokasi Rp 1,082 miliar.

“Ada dua kategori RTLH ini yaitu rehabilitasi rumah di area daratan sebanyak 42 unit yang menelan dana Rp 882 juta dan 8 unit di area laut atau atas air sebesar Rp 200 juta,” ungkapnya, Rabu (29/6).

ADVERTISEMENT
advertisement

Ia menjelaskan, 50 unit rumah yang masuk program RTLH tahun ini disebar di 4 kelurahan. Diantaranya, Kelurahan Gunung Lengkuas sebanyak 22 unit rumah yang berada di daratan dan Kelurahan Seilekop mendapatkan 13 unit rumah di daratan.

Kelurahan Seienam menerima 8 unit rumah yang terdiri dari 5 unit rumah di area dekat laut atau atas air dan 3 unit di daratan. Kelurahan Kijang Kota, 7 unit rumah yang terdiri di 3 unit di area laut dan 4 unit di daratan.

ADVERTISEMENT

“Bagi yang mendapatkan rehab rumah di area laut atau atas air mendapatkan dana Rp 25 juta sementara yang didarat mendapatkan Rp 21 juta,” katanya.

Herry memastikan, bantuan ini tepat sasaran karena tahapan mekanisme dan proses pelaksanaannya sangat panjang. Mulai dari memverifikasi dan evaluasi terhadap usulan penerima bantuan hingga kini dilakukan sosialisasi.

Sosialisasi ini dilakukan agar pihak penerima memahami mekanisme dan teknis di lapangan. Nantinya dana itu akan masuk dalam rekening belanja bantuan sosial yang diperuntukan kepada individu untuk digunakan umembeli bahan material bangunan yang dibutuhkan dan upah tukang.

ADVERTISEMENT

“Jadi fasilitator akan menjelaskan mekanisme dan teknis dalam pelaksanaan rehabilitasi rumah tersebut. Mereka juga akan mengawasi sehingga prosesnya dapat berjalan sesuai dengan rencana dan aturan,” ucapnya.

Ditambahkanya, selama pandemi COVID-19 program RTLH ini sempat terhenti dua tahun. Adapun tujuan program RTLH untuk menunjang upaya percepatan penanggulangan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat. Hingga 2024 ditargetkan sebanyak 2.375 unit rumah yang tersebar di 10 kecamatan se-Kabupaten Bintan.

“Namun baru terealisasi 342 unit sementara sisanya masih 2.000-an unit rumah lagi,” sebut Herry.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 21 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Pengungsi Afghanistan Demo di Imigrasi Batam, Kibarkan Bendera Amerika hingga Kanada

9 Agustus 2022 - 18:11 WIB

Kapal Feri dari Lingga Tidak Beroperasi, Penumpang Batal Berangkat hingga Tiket Pesawat Hangus

9 Agustus 2022 - 12:10 WIB

APBD-P Karimun 2022 Ditaksir Rp 1,3 Triliun, Target Belanja Naik 11,2 Persen

9 Agustus 2022 - 12:07 WIB

Kapal Bawa Rombongan Gubernur Kepri Kandas di Bintan Pesisir

8 Agustus 2022 - 20:45 WIB

Sambut Hari Kemerdekaan RI, Warga Sagulung Gelar Fun Day

7 Agustus 2022 - 22:01 WIB

Viral Video Oknum Polisi di Batam Terlibat Cekcok dengan TNI, Begini Tanggapan Polda Kepri

6 Agustus 2022 - 20:44 WIB

Trending di Warta
advertisement