Menu

Mode Gelap

Warta · 8 Jan 2022 15:44 WIB ·

Pemprov Kepri Kembali Nyatakan Siap Sambut Kedatangan Wisman dari Singapura


 Wisatawan Asing atau Wisman tiba di Bintan. Foto: Ismail/kepripedia.com Perbesar

Wisatawan Asing atau Wisman tiba di Bintan. Foto: Ismail/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali menyatakan siap membuka pariwisata antara Indonesia dan Singapura, baik dengan menerapkan Vaccinated Travel Lane (VTL) maupun Travel Corridor Arrangement (TCA).

Asisten II Setdaprov Kepri, Syamsul Bahrum, berharap VTL atau TCA dapat segera direalisasikan demi mendongkrak pemulihan ekonomi Provinsi Kepri. Dimana persiapan telah dilakukan selama lebih kurang setahun namun penerapannya selalu tertunda dikarenakan berbagai kendala.

“Baik peningkatan kasus COVID-19 yang signifikan maupun perbedaan aturan-aturan di kedua negara yang harus disepakati kedua belah pihak terlebih dahulu,” ungkapnya dalam Video Conference Update Perkembangan Rencana Penerapan VTL-TCA antara Indonesia-Singapura yang diselenggarakan oleh Kemenko Perekonomian RI, Jumat (7/1).

Ia melanjutkan, perkembangan terkini vaksinasi di Kepri sangat baik dengan menduduki peringkat pertama se-Indonesia di luar Jawa dan Bali menjadikan persiapan lebih maksimal.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Selain itu kawasan Lagoi juga sudah sangat siap. Baik dari tingkat vaksinasi pekerja dan masyarakat, maupun kesiapan-kesiapan teknis di lapangan” ujarnya.

Asisten Deputi Penguatan Daya Saing Kawasan Kemenko Perekonomian, Kartika Listriana, menyampaikan bahwa tujuan rapat koordinasi ini adalah sebagai sarana mendapatkan informasi update progress rencana kebijakan travel bubble. Sebagai bahan untuk rapat terbatas Kemenko Perekonomian yang akan datang.

ADVERTISEMENT

“Rencana travel bubble Indonesia-Singapura sudah sampai tahap mana, kira-kira apa saja yang perlu didorong percepatannya, juga kemungkinan kebijakan yang harus dikeluarkan pemerintah” sebut Kartika.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk SIngapura, Suryopratomo mengemukakan permasalahan utama dalam upaya penerapan VTL antara Indonesia dan Singapura adalah rezim karantina dan rezim visa. Dimana pelaku perjalanan dari negara-negara yang menerapkan VTL dengan Singapura yang masuk tidak perlu dikarantina dan tidak harus membayar visa.

“Sementara itu di Indonesia bagi pelaku perjalanan yang masuk masih harus dikarantina, belum lagi masalah visa. Ini yang membuat tidak balance, sehingga harus didudukkan permasalahannya,” katanya.

ADVERTISEMENT

Untuk diketahui, VTL merupakan skema wisatawan dari negara-negara yang telah ditentukan bisa masuk tanpa karantina dengan syarat sudah menjalani vaksinasi lengkap. Selain itu syarat lainnya adalah menunjukkan hasil tes PCR atau tes Antigen-Rapid Test (ART) dengan hasil negatif yang telah dilakukan dalam waktu 2 hari sebelum keberangkatan ke Singapura dan melakukan tes PCR saat tiba di Singapura.

Kemudian memiliki asuransi COVID-19 untuk pelancong yang datang untuk kunjungan jangka pendek (short term visitor) dengan nilai tanggungan 30 ribu dolar Singapura. Lalu pelaku perjalanan juga diminta melakukan dua kali Rapid Tes Antigen (RTA) COVID-19 pada hari ke-3 dan hari ke-7.

Kedatangan mereka juga diwajibkan melakukan tes Antigen Rapid secara mandiri dengan alat tes yang dibeli sendiri pada hari ke 2, 4, 5, dan 6 selama tinggal di Singapura dan wajib melaporkannya secara online.

ADVERTISEMENT

Namun, saat ini Pemerintah Singapura memutuskan untuk menutup sementara layanan VTL Hal ini dilakukan untuk mengekang infeksi Varian Omicron yang sudah masuk ke negara itu. Kebijakan tersebut akan dievaluasi pada tanggal 20 Januari mendatang.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 69 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Korban Kaveling Bodong Datangi DPRD Batam, Ini Permintaannya

12 Agustus 2022 - 09:23 WIB

Wako Batam Perjuangkan Sertifikasi Lahan Warga

11 Agustus 2022 - 18:35 WIB

Ditolak Hakim, Gugatan Perkara PMH Robiyanto Siap Tempuh Jalur Banding

11 Agustus 2022 - 14:17 WIB

Sambut HUT ke-77 RI, Dispora Batam Bagikan 1.000 Bendera ke Warga

11 Agustus 2022 - 12:38 WIB

Kapal Ke Lingga Sempat Tidak Berlayar Dishub Kepri Akan Tegur Operator

11 Agustus 2022 - 07:31 WIB

Wabup Lingga Akan Libatkan Penegak Hukum, Media dan LSM untuk Awasi Kinerja OPD

10 Agustus 2022 - 16:04 WIB

Trending di Warta
advertisement