Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 10 Jun 2022 21:32 WIB ·

Pengedar Narkoba Ditangkap di Kampung Aceh Batam, 133 Paket Sabu Diamankan


 Pengungkapan kasus peredaran narkoba 10 juni 2022. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Pengungkapan kasus peredaran narkoba 10 juni 2022. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Jajaran Satresnarkoba Polresta Barelang meringkus pria berinisial A (45) pengedar sabu di Kampung Aceh, Batam, pafa Jumat 13 Mei 2022 lalu. 

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, mengatakan pelaku diamankan berdasarkan laporan dari masyarakat yang ditindaklanjuti. 

ADVERTISEMENT
advertisement

“Kita lakukan penyelidikan di lapangan hingga mengamankan pelaku yang diduga transaksi narkoba,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang, Jumat (10/6). 

Ia mengungkapkan modus operandi pelaku menjual paket narkotika jenis sabu yang sudah siap untuk diedarkan.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Pelaku kita amankan dengan barang bukti 133 paket narkoba jenis sabu yang siap edar di Batam,” kata dia.

Adapun rincian paket yang diamankan yaitu 28 paket dengan berat 2,74 gram, 31 paket dengan berat 3,54 gram, dan 74 paket dengan berat 9,66 gram.

ADVERTISEMENT

“Paket sabu tersebut dijual dengan kisaran Rp 100 ribu dan Rp 300 ribu. Jadi total keseluruhan barang bukti yaitu 15,94 gram sabu dan uang tunai 1,4 juta,” imbuhnya.

Dalam pengungkapan kasus ini 3 pembeli juga diamankan namun tidak ditemukan barang bukti. Saat dilakukan tes urine dan hasilnya positif sehingga mereka menjalani rehabilitasi. 

Berdasarkan pengakuan A, bahwa barang bukti didapatkan dari pelaku Mr x (DPO) yang dibeli seharga Rp 6,5 juta.

ADVERTISEMENT

“Pelaku memperoleh keuntungan Rp 3 juta dari hasil kejahatan tersebut,” kata dia.

Selain kasus pengedar ini, polisi juga ungkap kasus kurir sabu di perairan Tanjung Berakit Kabupaten Bintan, pada 30 Mei 2022 lalu. Polisi meringkus pria berinisial M (50) dan menyita barang bukti 1.003 gram sabu. 

“Pelaku membawa barang haram tersebut dari Malaysia akan diedarkan di Batam,” kata dia. 

ADVERTISEMENT

Kombes Nugroho menjelaskan, bahwa pelaku menjemput barang haram tersebut ke Malaysia mengunakan speed boat mesin 40 PK. 

Saat sampai di Malaysia setelah menerima barang pelaku bertukar speed boat mesin 200 PK. 

Kemudian pelaku membawa barang tersebut melalui perairan Tanjung Berangkit. Tim gabungan dari Satnarkoba dan Ditpolair langsung melakukan penyergapan ke atas kapal. 

ADVERTISEMENT

“Namun satu pelaku berhasil kabur dari petugas meloncat ke laut,” kata dia. 

Kepada polisi pelaku mengakui kurir sabu disuruh seorang yang belum diketahui identitas. Ia mengaku mendapatkan upah Rp 25.000.000 jika barang tersebut berhasil diantar ke lokasi tujuan. 

Kini, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan para pelaku dijerat pasal 114 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman paling singkat 5 tahun dan 20 tahun paling lama hingga seumur hidup. 

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 515 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Setelah Viral Dirusak, Kini Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Proyek Pelantar Tempat Wisata Kota Rebah

6 Juli 2022 - 13:22 WIB

7 Pelaku Penyelundupan PMI Ilegal dari Bintan ke Malaysia Ditangkap Polisi

5 Juli 2022 - 22:01 WIB

Kurang dari 24 Jam, Pencuri Motor di Batam Ini Ditangkap

4 Juli 2022 - 21:50 WIB

Polisi Tangkap Spesialis Curanmor yang Beraksi di Tanjungpinang dan Bintan

4 Juli 2022 - 16:47 WIB

Ilustrasi pencurian dan maling motor

Maling Bongkar 3 Kotak Infak Masjid Al Falah Tanjungpinang

3 Juli 2022 - 14:12 WIB

Penyelundupan 42 PMI Ilegal di Batam Digagalkan, Seorang Panyalur Tersangka

2 Juli 2022 - 19:48 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement