Menu

Mode Gelap

Warta · 6 Jan 2022 18:32 WIB ·

Pengungsi Afghanistan Gelar Unjuk Rasa di Perumahan Elit di Batam


 Pengungsi Afghanistan unjuk rasa di depan perumahan elit Royal Grande, Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com. Perbesar

Pengungsi Afghanistan unjuk rasa di depan perumahan elit Royal Grande, Batam. Foto: Zalfirega/kepripedia.com.

Pengungsi asal Afghanistan kembali menggelar unjuk rasa. Biasanya dilakukan di kantor DPRD Batam, kini beralih ke salah satu perumahan elit.

Puluhan pengungsi asal Afghanistan kembali menggelar aksi unjuk rasa. Kali ini aksi diglakukan di depan perumahan elit Royal Grande, Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (6/1). 

Mereka datang dengan aksi damai gunakan kostum rompi berwarna tosca dengan tulisan, UNHCR and IOM Please Do Not Keep Us Here (UNHCR dan IOM Mohon Jangan Tahan Kami Disini).

Ali Akbar, perwakilan para pengungsi, menyebut bahwa kedatangan mereka ke perumahan untuk bertemu dengan  perwakilan UNHCR yang kabarnya berdomisili di kawasan itu. 

ADVERTISEMENT

“Kami dapat informasi Kantor International Organization of Migration (IOM) ada di sini dan menyampaikan aspirasi secara damai,” kata Ali pada awak media, siang itu. 

Menurutnya penyampaian aspirasi ini adalah bentuk solidaritas asal Afghanistan di Kota Makassar akibat depresi atas nama nasib mereka yang kian tak pasti.

“Kami melihat ada kantor IOM di perumahan Royal Grande. Dalam waktu 24 Jam sudah dua orang meninggal. Tidak ada tanggungjawab dari IOM atas hal itu,” kata dia. 

Dia menjelaskan permintaan mereka hanya satu yakni ke luar dari Indonesia dan ke negera yang mau menerima mereka hidup layak dengan kebebasan beraktivitas seperti biasa. 

ADVERTISEMENT

“Kami hanya butuh hidup dan mencari nafkah untuk saudara kami dan kami ingin ke luar ke negara ke tiga,” jelasnya. 

Aksi mereka ini berjalan damai namun tidak satu pun perwakilan dari UNHCR menemui mereka. Demikian juga belu. Diketahui apakah memang benar kantor UNHCR berada di salah satu perumahan elit itu.

Hingga akhirnya para demostran itu bubar di tengah terik matahari. Begitu juga pewarta belum berhasil mengkonfirmasi ke pihak UNHCR. 

Untuk diketahui, para asal Afghanistan itu telah beberapa kali melakukan aksi unjuk rasa. Beberapa kali ke Kantor DPRD Batam dan kemudian ini di perumahan elit.

Namun, hingga sekarang tak seorang pun perwakilan IOM dan UNHCR yang menemui para pengungsi.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 19 kali

Penulis: | Editor: Hasrullah


advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
Baca Lainnya

Kepri Masih Aman dari COVID-19 Varian Omicron

18 Januari 2022 - 21:17 WIB

Gelar Paripurna, DPRD Lingga Sampaikan Pertimbangan Persetujuan Ranperda P3KP

18 Januari 2022 - 20:50 WIB

Jembatan Amblas Menuju Perumnas Dekat Kantor Lurah Sagulung Bakal Diperbaiki

18 Januari 2022 - 19:39 WIB

Solar dan Pertalite di Karimun Langka, Ini Penyebabnya

18 Januari 2022 - 14:43 WIB

Penjelasan Puskesmas Batu Aji soal Penolakan Urus Surat Kesehatan karena Tidak Gunakan Kemeja

18 Januari 2022 - 12:13 WIB

Menanti Sekdaprov Kepri Definitif, Ansar: Proses Finalisasi di Depdagri

17 Januari 2022 - 22:30 WIB

Trending di Warta