Peringatan Maulid Nabi di Batam Digelar Khidmat, Wali Kota Amsakar Ajak Teladani Akhlak Rasulullah

Batam — Ribuan jemaah memenuhi Lapangan Bola Usman Harun di Tanjung Piayu, Sungai Beduk, pada Senin malam untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara yang berlangsung khidmat itu menghadirkan penceramah kondang, Ustaz Wijayanto, yang dikenal dengan gaya dakwahnya yang ringan dan menyejukkan.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turut hadir di tengah jemaah. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur karena peringatan tahun ini dapat diisi oleh Ustaz Wijayanto. Menurut Amsakar, tausiah yang disampaikan ustaz tersebut selalu mampu memberikan pencerahan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

“Tentu saja seluruh warga Batam merasa sangat bersukacita karena malam ini yang memberikan tausiah adalah ustaz yang sangat kondang. Saya dengar beliau selalu memberikan pencerahan dan menyejukkan dengan ilmu pengetahuan yang luar biasa,” ujar Amsakar.

Lebih dari sekadar seremonial, Amsakar menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi momen penting bagi umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak jemaah menjadikan sosok Nabi Muhammad sebagai referensi utama dalam bersikap dan bertingkah laku, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan amanah kepemimpinan.

“Rasulullah adalah pribadi yang agung. Dari peringatan ini, kita belajar bagaimana meneladani beliau dalam pola sikap dan tindakan kita sehari-hari,” katanya.

Amsakar juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Maulid Nabi sebagai ajang memperkuat persatuan dan kebersamaan. Ia berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di Kota Batam.

Sementara itu, kehadiran Ustaz Wijayanto menjadi daya tarik tersendiri bagi jemaah. Dengan gaya khas yang komunikatif dan akrab, ia menyampaikan pesan-pesan keagamaan tanpa kehilangan substansi.

Jemaah tampak menyimak dengan saksama, sesekali diselingi tawa dan respons hangat saat ustaz menyampaikan dakwah dengan sentuhan humor yang santun.

ADVERTISEMENT

Peringatan Maulid Nabi malam itu tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga wadah bagi warga untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan kecintaan kepada Nabi, serta memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat Batam.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article