Mantang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Dendun Tahun 2026 menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Cita-Cita dan Anti-Bullying” di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Mantang, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan bertujuan menumbuhkan semangat siswa dalam meraih cita-cita, sekaligus meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya mencegah perilaku bullying di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi SDN 002 Mantang ini diawali dengan barisan rapi di halaman sekolah, dilanjutkan dengan senam bersama untuk membangkitkan semangat dan menjaga kebugaran. Suasana semakin meriah saat seluruh peserta mengikuti jalan santai bersama yang dipandu langsung oleh mahasiswa KKN.
Usai kegiatan fisik, acara dilanjutkan dengan sesi sosialisasi mengenai pentingnya memiliki cita-cita sejak dini. Para mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada siswa agar berani bermimpi, terus belajar, dan berusaha mewujudkan cita-cita yang diinginkan.
Beberapa siswa secara sukarela tampil ke depan untuk menceritakan cita-cita mereka, dan sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa KKN memberikan hadiah kepada siswa yang berpartisipasi.
Selanjutnya, mahasiswa KKN menyampaikan materi tentang bullying, mulai dari pengertian, bentuk-bentuk, dampak, hingga cara mencegah dan menghadapinya. Agar materi lebih mudah dipahami, mahasiswa KKN Desa Dendun 2026 turut menampilkan drama singkat yang menggambarkan contoh perilaku bullying beserta cara menyikapi dan menghentikannya.
Setelah pemaparan materi dan drama, siswa diajak mengulas kembali apa yang telah dipelajari, dan siswa yang mampu menjelaskan kembali materi tersebut turut diberi hadiah sebagai bentuk penghargaan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN Desa Dendun 2026, para guru, dan seluruh siswa SDN 002 Mantang. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap para siswa semakin termotivasi untuk meraih cita-cita, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.
Dengan adanya sosialisasi ini, siswa-siswi diharapkan dapat mempersiapkan mimpi mereka sejak dini agar lebih terarah dan terstruktur dalam menjalani kehidupan ke depan.
Selain itu, pemahaman mengenai anti-bullying yang telah diberikan diharapkan dapat diterapkan dalam keseharian, sehingga tidak ada lagi tindakan perundungan baik di antara teman maupun di lingkungan sosial yang lebih luas.
