Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 22 Agu 2022 20:18 WIB

Polisi Ringkus 55 Orang Pemain hingga Bandar Judi di Kepri


					Konferensi pers pengungkapan kasus judi di Kepri, Senin (22/8). Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Konferensi pers pengungkapan kasus judi di Kepri, Senin (22/8). Foto: Zalfirega/kepripedia.com

Sebanyak 55 orang tersangka kasus judi di berbagai daerah di Kepulauan Riau (Kepri) diciduk polisi. Dari jumlah itu, tersangka merupakan bandar judi hingga pembeli turut diamankan. 

Puluhan tersangka tersebut pelaku judi online melalui media sosial hingga (website) dan konvensional, siji, gelper kartu song,  kartu remi, dan aplikasi Higgs Domino. 

ADVERTISEMENT

Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, mengatakan, puluhan tersangka kasus judi tersebut ditangkap dari berbagai daerah dari tingkat Polres dan Polda yang diungkap selama Januari-Agustus ini. Mereka masih menjalani pemeriksaan secara intensif. 

“Semua yang diamankan baik pemilik website judi online dan penjual siji hingga kasir dan pemain,” ujar Irjen Pol Aris Budiman dalam konferensi pers di Mapolda Kepri, Senin (22/8). 

Irjen Pol Aris menegaskan akan menindak tegas aktivitas perjudian baik konvensional darat yang cukup meresahkan masyarakat akhir-akhir ini. 

“Kita akan tindak tegas jika ada aktivitas apa pun bentuknya apakah itu darat, apakah itu online semua itu harus di tindak,” tegas dia. 

Sejauh ini, menurut dia, dalam penindakan itu tidak ditemukan oknum yang diduga terlibat membeking aktivitas perjudian. 

“Sampai saat ini kita tidak menemukan oknum atau orang-orang yang membekingi judi tersebut. Kami tangani secara profesional,” terang dia. 

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian menyebutkan bahwa kasus perjudian yang marak itu diungkap dalam satu pekan ini. 

ADVERTISEMENT

“Sebagai mana disampaikan pak Kapolda bahwa terkait pemberantasan tindak kejahatan kita akan tindak,” terang dia. 

Di tempat yang sama Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, menambahkan bentuk komitmen pihaknya dalam memberantas perjudian. 

“Ini bentuk keseriusan Polda Kepri dan jajaran melaksanakan perintah bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terhadap segala bentuk kasus narkotika 

ADVERTISEMENT

perjudian baik konvensional ataupun online, adanya pungutan liar (pungli), ilegal mining, penyalahgunaan BBM dan LPG,” imbuh Kombes Harry. 

Dalam pengungkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti di tangan tersangka diantara beberapa HP dan sepada motor yang digunakan dan buku tulis hingga website. 

Kini untuk mempertanggung jawaban perbuatan tersangka dijerat pasal 303 KUHP, pasal 303 bis dengan ancaman 10 tahun penjara. Sedangkan untuk judi online akan dikenakan tambahan berupa pasal 27 ayat (2) UU ITE dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara serta denda maksimal Rp 25 miliar.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Pria Paruh Baya di Tanjungpinang Ditemukan Tewas dalam Ruko

18 Mei 2024 - 11:12 WIB

IMG 20240517 WA0054 11zon

Pria 35 Tahun di Karimun Ditangkap Polisi Usai Curi Sepeda Motor Tetangganya

16 Mei 2024 - 16:23 WIB

IMG 20240516 155213 11zon

Bocah 12 Tahun Curi Uang Imam dan Kotak Infak Masjid

15 Mei 2024 - 11:16 WIB

IMG 20240515 WA0015

KPK Periksa Dua Saksi di Bintan, Dugaan Korupsi Pemerasan Rutan

14 Mei 2024 - 18:46 WIB

Ilustrasi kpk

Mabuk Lem dan Bikin Resah Warga, 2 Pria di Karimun Diangkut Polisi

14 Mei 2024 - 10:55 WIB

IMG 20240514 WA0022 11zon

Terdakwa Penipuan dan Penggelapan di Batam Divonis Bebas, Sidang Berujung Ricuh

14 Mei 2024 - 09:50 WIB

WhatsApp Image 2024 05 13 at 22.39.08
Trending di Hukum Kriminal