Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 26 Jan 2024 16:20 WIB

Pria 52 di Batam Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Umur, Modusnya Beri Jajanan


					Pelaku pencabulan diamankan polisi. Foto: Ist/kepripedia.com Perbesar

Pelaku pencabulan diamankan polisi. Foto: Ist/kepripedia.com

Tim Unit Opsnal Polsek Nongsa, Batam, menangkap seorang pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial S (52).

Kasus ini terungkap saat korban Mawar (nama samaran) membahas perbuatan cabul S terhadap Mawar dan temannya. Tanpa disengaja, sang ibu mendengar percakapan tersebut.

ADVERTISEMENT

Ibu korban langsung mengkonfirmasi hal itu kepada keduanya. Mereka lalu mengaku bahwa mendapat tindakan amoral pelaku tersebut pada Agustus 2022 lalu.

Kapolsek Nongsa, Kompol Restia Octane Guchy, mengatakan korban yang masih berusia 12 itu dirayu oleh pelaku bahwa akan diberi makanan dan jajanan jika menuruti ajakan pelaku agar datang ke rumah untuk bermain dengan anaknya.

“Korban pun datang ke rumah pelaku dan bermain dengan anak pelaku di dalam kamar tidur,” ujar Kompol Restia dalam keterangannya, Jumat (26/1).

Kondisi ini dimanfaatkan pelaku S untuk melancarkan aksi bejatnya dengan memasukan jari ke dalam kelamin anak tersebut.

“Setelah itu pelaku masuk ke dalam kamar lalu menyuruh korban untuk berbaring di dalam selimut kemudian pelaku langsung menggosok-gosok jarinya ke kemaluan korban,” kata dia.

Kemudian, pada 6 Januari 2024 ibu Mawar datang ke rumah korban lainnya untuk memberitahu orang tua korban bahwa anak mereka telah menjadi sasaran tindakan pencabulan oleh pelaku S.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami rasa trauma. Selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nongsa,” jelas dia.

ADVERTISEMENT

Polisi lalu melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan pelaku di kediamannya di Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Nongsa, Kota Batam.

“Tim langsung berangkat melakukan penyelidikan ke alamat pelaku dan melakukan penangkapan terhadap pelaku S yang diduga pelaku perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur,” ucapnya.

Terhadap kejadian ini, Kompol Restia mengimbau kepada para orang tua memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak.

ADVERTISEMENT

“Orang tua harus lebih jeli mengamati perubahan tingkah laku anaknya dalam pergaulan sehari-hari,” tuturnya.

Sementara pelaku dalam kasus ini dijerat dengan pasal 81 (2) Jo Pasal 82(1) Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

“Ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun,” tutupnya.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Khairul S



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Menyamar Petugas PLN, Maling Gasak Barang Berharga di Rumah Warga Tanjungpinang

17 April 2024 - 13:48 WIB

Ilustrasi pencurian dan maling motor

9 Kasus Kriminal dan Laka Lantas Terjadi di Tanjungpinang Selama Libur Lebaran

17 April 2024 - 13:34 WIB

Ilustrasi diborgol

Penumpang Wanita Nyaris Diperkosa Oknum Ojol di Tanjungpinang

16 April 2024 - 17:20 WIB

WhatsApp Image 2024 04 16 at 13.58.49

Kepala dan Security PT. Asli Gadai Sejahtera Ditangkap Atas Dugaan Penggelapan Rp 900 Juta

14 April 2024 - 10:17 WIB

Dua pelaku penggelapan perusahan gadai di Tanjungpinang

Ribuan Narapidana di Kepri Terima Remisi Idul Fitri, 13 Orang Langsung Bebas

11 April 2024 - 23:30 WIB

Ilustrasi remisi

Seorang Anggota Bawaslu Kepri Ditangkap Terkait Narkoba

4 April 2024 - 17:38 WIB

Ilustrasi diborgol
Trending di Hukum Kriminal