Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 7 Jun 2022 19:34 WIB

Produk Lapas Perempuan Batam Tembus ke Amerika


					Produk Lapas Perempuan Batam tembuk ke pasar Amerika. Foto: Istimewa Perbesar

Produk Lapas Perempuan Batam tembuk ke pasar Amerika. Foto: Istimewa

Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Batam membuat produk masker dan pakaian hingga boneka yang lolos di pasarkan tingkat Internasional Amerika.

Kepala Lapas Perempuan Batam Nebi Viarleni menjelaskan, karya warga binaan pernah tembus pasar Amerika berkat kerja sama penggiat anti narkoba Cinderela yang bersepakat untuk memamerkan produk binaaannya di Amerika.

ADVERTISEMENT

“Jadi pada waktu itu, Cinderela Indonesia, ada kerjasama dengan Negara Australia dalam pengembangan batik, masker dan boneka. Berkaitan pengembangan skil Cinderalela dalam penanggulangan kasus narkotika. Kami mendapat tawaran dari Cinderela produk masker dan pakaian boneka untuk dipamerkan di New York Fashion and Art Amerika, hasilnya alhamdulillah ada permintaan dari pasar Amerika hingga sekarang,” kata Nebi pada kepripedia di ruangnya, Selasa (7/6).

Menurut dia, hasil yang dipasarkan tersebut dapat dimanfaatkan untuk warga binaan baik secara materi maupun kemampuan yang lain.

“Hasilnya sebagian untuk warga binaan dan kemudian disisihkan untuk pembinaan lebih lanjut,” kata dia.

Dijelaskannya, warga binaan selama di Lapas akan mendapat ilmu kepribadian dan kerohanian agar kelak ketika balik ke masyarakat mereka dapat mempergunakan ilmu yang diperoleh.

“Nah ketika mereka keluar dapat berdayakan skill yang didapat. Sebab yang masuk ke sini rata-rata broken home, kurang mampu, dan ada yang ditinggalkan suami. Jadi saat keluar bisa jadi tulang punggung,” ujarnya.

Tidak hanya memproduksi masker dan pakaian boneka, warga binaan Lapas Perempuan Batam juga memproduksi roti dan kue dan jasa laundry yang sudah memiliki pelanggan.

Atas prestasinya dalam membina tahanan yang mayoritas karena kasus Narkoba, pihaknya mendapat penghargaan sebagai Lapas Perempuan terbaik ke dua se Indonesia dalam kategori kerjasama terbanyak dengan 26 kerjasama dengan berbagai lembaga.

ADVERTISEMENT

Hingga sekarang jumlah warga binaan yakni 240 orang ditambah 3 anak kecil. Dominan yang menjalani hukuman kasus narkoba.

“78 persen kasus narkoba sisanya kriminal yang umum,” imbuh dia.

Bagi dirinya pembinaan lebih utama diberikan ke para napi tersebut. Seperti dari meningkatkan kedisiplinan upacara bersih bersih.

ADVERTISEMENT

“Jika mereka berhasil berubah menjadi lebih baik maka suatu keberhasilan bagi kami yang telah membina mereka selama ini. Tidak balik menyumbang masalah baru, yang saya takut lapas jadi sekolah tinggi kejahatan yang tidak membuat jera,” tandasnya.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Warga Serbu Gerakan Pasar Murah di Stadiun Badang Perkasa Karimun

1 April 2024 - 13:12 WIB

IMG 20240401 085130 11zon

LKPj APBD Bintan 2023: Pendapatan Capai Target, IPM dan Angka Kemiskinan Menurun

29 Maret 2024 - 13:24 WIB

IMG 20240329 WA0009 resized 20240329 064717782 11zon

Disperindag Karimun Gelar Operasi Pasar di Teluk Uma: Harga Gas 3 Kg Hanya Rp 20 Ribu

19 Maret 2024 - 13:29 WIB

IMG 20240319 WA0004 11zon

BPR Bintan Berikan Dividen Rp 1,8 Miliar ke Pemkab Bintan

14 Maret 2024 - 22:33 WIB

Direktur Utama Perumda BPR Bintan Radhiah Razak

H-1 Ramadhan 1445 H, Stok Cabai Merah Pedagang di Pasar Puan Maimun Karimun Habis

11 Maret 2024 - 16:51 WIB

Pedagang cabai di Pasar Baru Tanjungpinang

Warga Serbu Pasar Murah di Tengku Mandak Tanjungpinang

11 Maret 2024 - 12:56 WIB

Warga Tanjungpinang antusias membeli cabai di Pasar Murah
Trending di Ekonomi Bisnis