Program KUR BTN Sasar UMKM Karimun, Pinjaman Tanpa Agunan Capai Rp 100 Juta

Pemda Karimun menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk untuk menjajaki program kesejahteraan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Karimun.

Program tersebut mencakup pemberian stimulasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk segmen UMKM.

ADVERTISEMENT

Komisaris BTN, Pietra M Paloh, mengatakan, program ini masih dalam tahap pendataan untuk mengetahui kuantitas dan kualitas para UMKM yang ada di Karimun.

“Kami masih mapping, tentu kami sangat memerlukan bantuan Pemda Karimun untuk memberikan data yang lengkap kepada kami,” ungkap Pietra di Karimun, Kamis, 11 September 2025.

Dikatakannya, program ini sebelumnya telah diterapkan dibeberapa wilayah di Indonesia, termasuk Kota Batam. Menurutnya, UMKM menjadi tulang punggung ekonomi. Oleh karena itu, perlu adanya program khusus yang memperhatikan kesejahteraan mereka.

“Jika pilot project ini berjalan dengan baik maka coba kita kerjasamakan bersama Pemerintah Kabupaten Karimun,” bebernya.

Skema pinjaman melalui KUR dilakukan tanpa agunan serta dengan beban bunga yang disubsidi oleh Pemerintah. Sedangkan, program KPR juga diberikan melalui fasilitas rumah subsidi bagi ASN.

“Limit KUR dengan beban bunga yang dibayarkan Pemerintah (Daerah) itu sampai Rp 20 juta. Tetapi ada juga Kredit Tanpa Agunan (KTA) sampai Rp 100 juta,” katanya.

Meski begitu, kata dia, penerima program ini tentu harus memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan.

ADVERTISEMENT

“Misalnya tidak slip OJK, tempat bekerja memang ada, termasuk arus uang selama enam bulan terakhir. Jadi memang ada persyaratan yang berlaku,” tuturnya.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyebutkan program ini sangat akan sangat membantu dalam mendorong UMKM di Karimun naik kelas.

“Ini akan sangat membantu UMKM kita untuk naik kelas,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Ian menjelaskan, saat ini tercatat setidaknya ada 50 UMKM yang menjadi binaan Pemerintah Daerah Karimun.

“Untuk UMKM binaan Pemda itu ada sekitar 50 yang kami ingin agar bisa naik levelnya. Biar bisa ekspor misalnya, karena memang Karimun dekat dengan Singapura dan Malaysia,” tutupnya.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article
advertisement