Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 28 Des 2021 21:56 WIB

Rekrut Calon PMI Lewat Sosmed, 2 Wanita Penyalur PMI Ilegal di Batam Diringkus Polisi


					Kedua pelaku (berbaju tahanan warna oranye) saat dihadirkan dalam konferensi pers. Foto: Istimewa. Perbesar

Kedua pelaku (berbaju tahanan warna oranye) saat dihadirkan dalam konferensi pers. Foto: Istimewa.

Polisi meringkus dua orang yang terlibat sindikat pengirim Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal ke Singapura. Kedua pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda.

Awalnya pelaku pertama diamankan Ardilah (26) diamankan di Batam dan pelaku Susilawati Sudiana (38) diamankan di Jakarta beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Efendi, di Mapolresta Barelang menyebutkan pengungkapan kasus pengiriman calon PMI ilegal ini bermula dari hasil penyelidikan Unit PPA Polresta Barelang.

“Jadi awalnya anggota kita melihat satu akun Facebook atas nama Dila Quincy yang kerap posting jasa pemberangkatan PMI ke Singapura. Nah, hal ini yang timbul kejanggalan,” kata Efendi dalam konferensi pers di Mapolresta Barelang, Selasa (28/12).

Proses penyelidikan berlanjut hingga akhirnya menemukan pemilik akun tengah bertemu dengan seorang di kawasan kafe Vitka, Tiban.

Sementara dari hasil penyelidikan, petugas tidak mendapati bukti akurat mengenai fasilitas yang dijanjikan oleh kedua pelaku tersebut.

“Mereka juga kerap posting video status di TikTok mengenai keberhasilan para PMI yang mereka berangkatkan. Hal ini untuk menggoda calon korban,” kata dia.

Efendi menambahkan, pihaknya menemukan korban yang ditampung di perumahan Tiban Mas. Menurut korban sudah ditampung seja bulan Desember 2021 oleh pelaku.

“Dari lokasi perumahan ditemukan bukti administrasi syarat pemberangkatan PMI ke Singapura dan yang sudah diberangkatkan,” imbuh dia.
Namun tidak ada memiliki kartu e-KTKLN (elektronik Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri), yang dikeluarkan oleh BP2MI. Sehingga segala administrasi mereka pegang adalah ilegal.

ADVERTISEMENT

Hingga kini pelaku tengah diamankan di Unit PPA Polresta Barelang. Mereka disangkakan pasal 81 Jo pasal 83 UU RI Nomor 18 tahun 2017 Jo pasal 55 ayat satu KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp 15 miliar.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Keluarga Mendiang Halimah hingga Kini Belum Terima Hasil Autopsi

29 Februari 2024 - 10:06 WIB

IMG 20240219 WA0015 11zon

Keluarga Halimah Diperiksa POM TNI AD Karimun Selama 3 Jam, Didampingi Kuasa Hukum

29 Februari 2024 - 07:32 WIB

IMG 20240229 WA0001 11zon

Sindikat Curanmor di Tanjungpinang Diringkus Polisi

26 Februari 2024 - 13:46 WIB

IMG 20240226 112753 241 11zon

Kasus Kematian Janda Muda di Karimun Dilimpahkan ke Polisi Militer

24 Februari 2024 - 10:34 WIB

IMG 20240220 WA0001 11zon

Satgas Anti Mafia Bola Polri Serahkan 4 Tersangka Judi Online ke Kejari Batam

22 Februari 2024 - 17:51 WIB

Tersangka judi online bola diserahkan ke Kejari Batam

3 Pelaku Pengiriman PMI Ilegal Ditetapkan DPO, Ini Ciri-cirinya

22 Februari 2024 - 16:33 WIB

2 dari 3 DPO pelaku pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia
Trending di Hukum Kriminal