Menu

Mode Gelap

Warta · 15 Jul 2022 10:22 WIB ·

Seorang Wanita Jatuh Sakit Usai Besuk Warga Binaan, Kalapas Batam Pastikan Sudah Dapat Layanan


 Plt Kepala Lapas Kelas IIA Barelang Batam, Novriadi. Foto: Zalfirega/kepripedia.com Perbesar

Plt Kepala Lapas Kelas IIA Barelang Batam, Novriadi. Foto: Zalfirega/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Seorang pengunjung yang merupakan keluarga dari warga binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Barelang Batam sempat menghebohkan beberapa waktu lalu karena jatuh sakit setelah membesuk di Lapas. 

Awalnya, seorang wanita berinisial CN tersebut membesuk suaminya dalam Lapas Barelang. Karena jam kunjung telah habis, sehingga harus bergantian dengan yang lain. 

“Jam kunjungan sudah habis dan kita berikan lebih dari 15 menit untuk yang bersangkutan,” ujar Plt Kepala Lapas Kelas IIA Barelang Batam, Novriadi, Kamis (14/7). 

Novriadi menjelaskan, kronologis kejadian dimana pada Senin (11/7) keluarga WBP datang ke Lapas membesuk suaminya yang ada di Lapas. Setelah mendapat nomor antrean, yang bersangkutan pun diberikan waktu untuk bertemu dengan suaminya.

ADVERTISEMENT
advertisement

Sementara untuk untuk tamu yang akhirnya jatuh sakit kata Novriadi, sudah diberikan waktu selama 15 menit, selanjutnya yang bersangkutan meminta tambahan waktu, karena dirinya baru sembuh dan ingin lebih lama bersama suaminya. 

“Setelah itu petugas kita minta agar yang bersangkutan keluar dan gantian dengan tamu lainnya,” ucap dia. 

ADVERTISEMENT

Dengan terpaksa, yang bersangkutan pun keluar. Setelah keluar dari ruang kunjungan, yang bersangkutan bertemu dengan petugas lainnya di pintu keluar dari Lapas.

Wanita ini pun sempat kembali berdebat dengan petugas. Yang bersangkutan langsung nangis dan teriak, selanjutnya muntah-muntah dan hampir terjatuh ke lantai. 

“Petugas kita langsung memberi minum, dan mengambil kursi roda, dan membawa yang bersangkutan keluar Lapas dan menghubungi keluarga yang bersangkutan,” kata Novriadi. 

ADVERTISEMENT

Selang lama 30 menit kemudian keluarga korban datang dan membawa yang bersangkutan untuk berobat.

“Kurang lebih 30 menit keluarga korban datang dan membawa yang bersangkutan untuk berobat,” bebernya. 

“Sementara untuk mengambil tindakan membawa ke rumah sakit kata Novriadi pihak Lapas melihat bahwa yang bersangkutan tidak parah, dan keluarga yang bersangkutan sudah datang,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Dilain pihak, sang suami CN berinisial HN  saat ditemui awak media di Lapas Batam, meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Sebenarnya saat kunjungan kami sudah diberikan waktu 30 menit, setelah penambahan waktu,” kata HN.

Ia pun mengaku sudah meminta sama istrinya agar pulang, karena waktu kunjungan sudah habis.

ADVERTISEMENT

“Kebetulan istri saya baru keluar dari rumah sakit, kata istri dirinya mau bersama saya sebentar lagi. Itulah terakhir diminta untuk keluar, saya masih mengantar istri sampai ke pintu keluar,” tambah HN.

Untuk diketahui jam kunjungan atau besuk di Lapas Kelas IIA Batam, dibuka setiap hari dan waktu kunjungan perorang dibatasi selama 15 menit, karena keterbatasan ruang kunjungan. 

Selain itu kunjungan juga dibatasi untuk mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 meski melandai di Batam namun belum berakhir. 

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 50 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

Polres Bintan Sukseskan Gerakan 10 Juta Bendera

15 Agustus 2022 - 06:32 WIB

Wings Air Mulai Terbang di Karimun Tahun Ini, Berikut Rute Penerbangannya

14 Agustus 2022 - 15:29 WIB

Curhat Sulitnya Dapat Kerja di Batam, Pencaker: Harus Ada Orang Dalam

14 Agustus 2022 - 15:10 WIB

Pemerintah Agendakan Bawa Forum Pemred ke Batam Akhir Agustus

14 Agustus 2022 - 14:48 WIB

Ribuan Pencaker Padati Job Fair di Universitas Putera Batam

13 Agustus 2022 - 21:46 WIB

Warga Citra Indomas Batam Geger Temukan Mayat Membusuk di Indekos

13 Agustus 2022 - 21:33 WIB

Trending di Warta
advertisement