Menu

Mode Gelap

Warta · 17 Jul 2023 14:16 WIB

Sidak Komisi II DPRD Karimun di SPBE: Temui Kendala Kelistrikan


					Komisi II DPRD Karimun melaksanakan sidak di pelabuhan dan tangki penyimpanan SPBE di Parit Rempak. Foto: Khairul S/kepripedia.com Perbesar

Komisi II DPRD Karimun melaksanakan sidak di pelabuhan dan tangki penyimpanan SPBE di Parit Rempak. Foto: Khairul S/kepripedia.com

Komisi II DPRD Karimun, Kepulauan Riau menggelar sidak kesiapan sarana dan prasarana Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), Senin (17/7) pagi.

Sidak tersebut diawali dengan pengecekan lokasi SPBE di kawasan Sememal, Meral Barat serta Pelabuhan Bongkar dan tangki penyimpanan di Parit Rempak.

ADVERTISEMENT

Ketua Komisi II DPRD Karimun, Raja Rafiza, mengatakan hingga saat ini pengoperasian SPBE dalam proses persiapan. Hanya saja masih terkendala persoalan kelistrikan karena berada di kawasan industri.

“Kendala soal listrik. Karena PT Soma Daya yang akan menyuplai kebutuhan di kawasan industri belum beroperasi, sehingga ini yang akan coba kita komunikasikan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan SPBE ini sangat penting karena dapat membantu masyarakat dalam memperoleh gas elpiji, khususnya 3 kilogram dengan besaran harga lebih murah.

“Ini bisa membantu masyarakat Karimun dengan harga pengisian gas 3 kilogram yang jauh lebih murah,” terangnya.

Lebih lanjut, kata dia, secara ekonomis pengisian gas melalui SPBE ini akan jauh lebih murah karena tanpa beban biasa operasional yang tinggi seperti sebelumnya saat pengambilan ke wilayah Tanjung Uban.

“Tentu harga akan lebih murah dibanding kita mengambil di Tanjung Uban. Jika sekarang harga eceran tertinggi Rp 25 ribu, tapi dengan ini bisa jauh lebih murah,” lanjutnya.

Raja menambahkan, untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan perusahaan penyuplai listrik wilayah industri yakni PT Soma Daya Utama untuk dapat membantu permasalahan kelistrikan.

ADVERTISEMENT

“Ini yang segara kita kebut, tergantung soal listrik. Dari kesiapan sebenarnya sudah siap. Pelabuhan memang belum, tapi secara teknis bisa diatasi. Progres sudah 80 persen,” tutupnya.

Diketahui, SPBE pertama di Karimun tersebut dikelola oleh perusahaan swasta yakni PT Palu Gada Karimun Sejahtera yang telah dirampungkan pembangunannya pada tahun 2022 lalu.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Target Penerimaan Pajak Sepeda Motor di Tanjungpinang Rp 52,5 Miliar

18 Mei 2024 - 12:27 WIB

IMG 20231009 WA0010 11zon

Lapas Tanjungpinang Kelebihan Kapasitas

18 Mei 2024 - 11:35 WIB

Ilustrasi tahanan.

Bupati Karimun Salurkan 170 Paket Sembako ke Korban Puting Beliung

16 Mei 2024 - 18:36 WIB

IMG 20240516 WA0052 11zon

BPBD: Warga Terdampak Puting Beliung di Karimun Total 170 KK, 658 Jiwa

16 Mei 2024 - 18:14 WIB

IMG 20240516 WA0050 11zon

Bupati Rafiq Gerakan Ormas Galang Dana untuk Korban Bencana Puting Beliung

16 Mei 2024 - 13:30 WIB

Point Blur May162024 132659 11zon

Update: Rumah Terdampak Bencana Puting Beliung di Karimun Capai 103 Unit

14 Mei 2024 - 18:36 WIB

IMG 20240514 WA0063 11zon
Trending di Warta