Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 26 Jan 2022 11:45 WIB ·

Tak Terima Dijadikan Tersangka Perekrut PMI Ilegal, Wanita Ini Protes saat Konferensi Pers


 Perekrut PMI ilegal memprotes penetapan dirinya sebagai tersangka saat kegiatan konferensi pers sedang berlangsung, Selasa (25/1). Foto: Khairul S/kepripedia.com Perbesar

Perekrut PMI ilegal memprotes penetapan dirinya sebagai tersangka saat kegiatan konferensi pers sedang berlangsung, Selasa (25/1). Foto: Khairul S/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Fitri ditetapkan polisi sebagai tersangka atas perannya sebagai perekrut calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal yang akan diselundupkan ke Malaysia.

Fitri merupakan satu dari delapan tersangka yang diamankan jajaran Polres Karimun atas dugaan tindak pidana penyelundupan PMI ilegal, dengan otak pelaku berinisial ZA.

Wanita paruh baya itu merasa tidak terima ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Ia menyangkal keterlibatannya dalam upaya penyelundupan sebanyak 23 orang PMI ilegal yang digagalkan Polres Karimun pada Kamis (20/1) lalu.

“Saya seorang ibu yang punya anak usia 4 bulan. Saya hanya menolong dari Banyuwangi. Jadi TKI Banyuwangi itu minta tolong kepada saya,” katanya disaat konferensi pers tengah berlangsung.

ADVERTISEMENT
advertisement

Ia merasa tidak memperoleh keuntungan apapun dari kegiatan ilegal tersebut. “Sama sekali saya tidak ada keuntungan. Tolong sampaikan kepada pak Jokowi,” tambahnya lagi.

Meski begitu, Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi, memastikan jika Fitri terbukti memiliki peran sebagai perekrut para calon PMI ilegal tersebut.

ADVERTISEMENT

“Dia merekrut tiga orang. Barang bukti juga sudah kita amankan. Jadi memang perannya itu ada dalam kasus ini,” ucapnya.

Dia juga mengatakan, barang bukti yang diamankan antara lain berupa buku rekening dan bukti transfer sejumlah dari para calon PMI yang berhasil ia rekrut.

“Sangat bisa kami buktikan. Buku rekening ada. Bukti dia terima transferan juga ada. Uang yang dia terima itu nantinya akan disetorkan kepada pelaku utama yakni ZA,” jelas Arsyad.

ADVERTISEMENT

Untuk diketahui, upaya penyelundupan 23 orang PMI ilegal itu diungkap Satreskrim Polres Karimun pada Kamis (20/1). Para tersangka diamankan dari berbagai lokasi yang terdapat di wilayah Karimun dan Kota Batam.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 122 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Polisi Bekuk Pelaku Asusila Terhadap Anak di Bawah Umur di Sekupang

21 Mei 2022 - 22:46 WIB

Pelaku Skimming Bank Riau Kepri Ditangkap Saat Hendak Pergi ke Lombok

21 Mei 2022 - 22:38 WIB

Pelaku Skimming Bank Riau Kepri di Batam Dikabarkan Diringkus di Bali

21 Mei 2022 - 16:48 WIB

Pura-pura Minta Maaf, Berujung Penikaman Karyawan Nagoya Foodcourt

20 Mei 2022 - 11:11 WIB

Ruko Dibobol Saat Pemilik Pulang Kampung, 4 Pelaku Diamankan

19 Mei 2022 - 22:16 WIB

10 Kg Sabu Tangkapan BNNP Kepri dari 2 Kurir Jaringan Internasional Dimusnahkan

18 Mei 2022 - 17:06 WIB

Trending di Hukum Kriminal
advertisement