Tanamkan Karakter Sejak Dini Mahasiswa KKN Desa Bakong Edukasi Generasi Alpha Lewat Tiga Kata Ajaib

Lingga — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Bakong menggelar kegiatan “Perenungan Kata Tolong, Maaf, dan Terima Kasih” di TPA As-Sabirin, Desa Bakong, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak TPA sebagai bagian dari edukasi karakter untuk menanamkan sikap sopan santun, menghargai orang lain, serta menyayangi orang tua sejak dini.

ADVERTISEMENT

Kegiatan tersebut disampaikan oleh Huzaimah, salah satu mahasiswa KKN Desa Bakong. Dalam materinya, Huzaimah menjelaskan makna tiga kata sederhana yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari.

Kata “tolong” mengajarkan anak untuk meminta bantuan dengan sopan, “maaf” mengajarkan keberanian mengakui kesalahan, sedangkan “terima kasih” merupakan bentuk penghargaan terhadap kebaikan yang diterima.

“Tiga kata ini sederhana, tetapi jika dibiasakan sejak kecil, dapat membentuk anak menjadi pribadi yang santun dan berakhlak baik,” ujar Huzaimah.

Setelah penyampaian materi, anak-anak diajak mengikuti sesi perenungan dengan mengungkapkan perasaan kepada orang tua. Salah satu anak bernama Iza menyampaikan harapan yang ditujukan kepada kedua orang tuanya.

“Tolong hidup lebih lama lagi. Iza masih mau banggakan kedua orang tua Iza, Iza masih mau lihat Mak sama Bapak. Semoga kalau Iza sudah menjadi orang sukses Mak sama Bapak masih ada. Iza mau buat Mak sama Pak bangga sebangga-bangganya,” ujar Iza.

Ungkapan Iza menjadi salah satu momen yang menyentuh dalam kegiatan tersebut. Sesi perenungan dilakukan untuk mengajak anak-anak menyadari besarnya kasih sayang dan pengorbanan orang tua.
Anak-anak juga diberikan ruang untuk menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan serta mengucapkan terima kasih atas perhatian, kasih sayang, dan dukungan yang diberikan orang tua dalam kehidupan mereka.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Desa Bakong berupaya menanamkan kebiasaan berkomunikasi secara santun dan membangun karakter anak melalui hal-hal sederhana.

ADVERTISEMENT

Kegiatan tersebut diharapkan dapat membuat anak-anak memahami dan menerapkan kata “tolong, maaf, dan terima kasih” dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika berada di rumah, TPA, maupun lingkungan masyarakat, sehingga nilai-nilai tersebut tidak hanya dipahami sebagai materi, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan mereka.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article