Menu

Mode Gelap

Nasional · 8 Sep 2022 10:37 WIB ·

Tarif Ojek Online Naik Mulai 10 September 2022, Ini Daftar Harganya


 Ilustrasi. Foto: Setkab.go.id Perbesar

Ilustrasi. Foto: Setkab.go.id

ADVERTISEMENT
advertisement

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikka  tarif ojek online. Kenaikan ini diumumkan setelah beberapa kali tertunda.

Harga ojek online atau ojol yang baru ini akan berlaku mulai Sabtu (10/9) nanti.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Hendro Sugiatno menyebutkan bahwa, kenaikan tarif ojek online meruoakan penyesuaian beberapa komponen biaya jasa, seperti BBM, UMR, dan komponen perhitungan jasa lainnya.

Menurut Hendro, rata-rata kenaikannya sebesar 8 persen, dan penyesuaian tarif tersebut telah melalui kajian yang matang.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Terbitnya per tanggal sekarang (7/9). Tanggal 10 September itu sudah berlaku tarif baru. Jadi 3 hari setelah keputusan ini diumumkan,” kata Hendro pada konferensi pers, Rabu (7/9).

“Perhitungan komponen biaya jasa ojek online itu yaitu ada biaya langsung dan biaya tidak langsung. Untuk komponen biaya jasa ojek online ada 3 biaya yaitu pengemudi kenaikan UMR, asuransi pengemudi, dan biaya jasa minimal order 4 km, dan kenaikan harga BBM,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Adapun daftar tarif ojol terbaru yang akan berlaku yakni menyesuaikan zona:

Zona I

Meliputi Sumatera, Jawa (selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), dan Bali. Mengalami kenaikan 6-10 persen baik tarif batas bawah maupun tarif batas atas.

  • Batas bawah dari sebelumnya Rp 1.859 naik menjadi Rp 2.000.
  • Batas atas dari sebelumnya Rp 2.300 naik menjadi Rp 2.500.
  • Biaya jasa minimal (jarak 4 km pertama) yang sebelumnya antara Rp 7.000 – Rp 10.000 naik menjadi Rp 8.000 sampai Rp 10.000.

Zona II

Meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Mengalami kenaikan biaya batas bawah sebesar 13,33 persen dan batas atas sebesar 6 persen.

ADVERTISEMENT
  • Batas bawah dari sebelumnya Rp 2.650 naik menjadi Rp 2.550.
  • Batas atas dari sebelumbya Rp 2.650 naik menjadi Rp 2.800.
  • Biaya jasa minimal (jarak 4 km pertama) yang sebelumnya antara Rp 9.000-Rp 10.500 naik menjadi Rp 10.200 sampai Rp 11.200.

Zona III

Meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku dan Papua. Mengalami kenaikan 6-10 persen baik tarif batas bawah maupun tarif batas atas.

  • Batas bawah yang sebelumnya Rp 2.100 naik menjadi Rp 2.300.
  • Batas atas yang sebelumnya Rp 2.600 naik menjadi Rp 2.750.
  • Biaya jasa minimal (jarak 4 km pertama) yang sebelumnya antara Rp 7.000-Rp 10.000 naik menjadi Rp 9.200 sampai Rp 11.000.

Sedangkan untuk besaran biaya sewa tidak langsung berupa biaya sewa pengguna aplikasi, juga telah ditetapkan paling tinggi naik 15 persen dari sebelumnya 20 persen.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 43 kali

Berita ini dikutip dari kumparan.com

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

ADVERTISEMENT
advertisement
advertisement
Baca Lainnya

LKLH Temui Dirjen Kemen LHK, Bahas Pengawasan dan Pengendalian Isu Lingkungan

20 September 2022 - 09:04 WIB

Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra Meninggal Dunia

18 September 2022 - 16:13 WIB

Telkom dan Bappenas Siapkan Sistem Data Katalog Nasional Satu Data

16 September 2022 - 08:23 WIB

Sah! Plt Ketum PPP Serahkan SK Menkumham ke KPU

13 September 2022 - 08:05 WIB

Badan Makanan Singapura Tarik Saus dan Kecap Manis ABC Buatan RI

8 September 2022 - 09:36 WIB

Pascaputusan MK, Dewan Pers-Konstituen Konsolidasi Hadapi UKW Palsu

7 September 2022 - 11:31 WIB

Trending di Nasional
advertisement