Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 22 Des 2022 21:20 WIB

Telkom Bangun Data Center di Batam


					Groundbreaking Data Center Telkom di Batam. Foto: Istimewa Perbesar

Groundbreaking Data Center Telkom di Batam. Foto: Istimewa

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melalui anak usahanya NeutraDC membangun data Center di Kawasan Industri Kabil, Batam, Rabu (22/12). 

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatnodjo mengatakan, pembangunan hyperscale data center itu merupakan joint venture antara Telkom (NeutraDC) dengan perusahaan telekomunikasi Singapura, Singtel dan Medco Power Indonesia. Telkom memiliki saham mayoritas sebesar 60 persen, Singtel 35 persen, dan Medco Power 5 persen.

ADVERTISEMENT

“Manfaat Batam bisa menjadi teknologi center baru. Adanya data center skala besar seperti ini tentunya ke depan bisa membawa pemain teknologi untuk memulai operasi di Batam untuk meng-sub Singapura market,” ujar Kartika disela sela pembukaan. 

CEO Singtel Yuen Kuan Moon mengatakan Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asean. Sejak 2001, Singtel telah bekerja sama dengan Telkom mengembangkan perusahaan seluler dan infrastruktur.

“Kami berharap agar proyek ini bisa menjadi pemimpin pasar data center di Indonesia. Medco sebagai ahli dari energi bersih juga bisa mendukung bisnis data center ini,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan listrik di data center ini, Telkom juga menggandeng Medco Energi Indonesia, yang akan memasuki energi ramah lingkungan berbasis gas. CEO Medco Power Eka Satria, menjelaskan dalam proyek data center ini Medco berperan menyediakan energi bersih (green energy).

“Kami menyuplai 50% listrik di Batam dan kami akan menyediakan energi bersih untuk proyek ini. Menampung spill over bisnis data center di negara lain,” kata Eka.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah menyampaikan pembangunan data center yang ditargetkan tuntas 2024 punya kapasitas 51 Megawatt (WH). Pembangunan data center tidak lepas dari kebutuhan pasar yang besar, khususnya negara tetangga Singapura. Keberadaan data center diharapkan bisa menyerap potensi pasar yang besar dari Singapura.

“Data center di Batam ini kerja sama dengan Singtel yang merupakan perusahaan data center terbesar di Singapura. Data Center disini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik saja melainkan menyasar potensi pasar Singapura yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Batam,” ujar Ririek. 

ADVERTISEMENT

Menurutnya kebutuhan data center di Singapura sangat besar, namun tidak dapat dipenuhi lagi di dalam negeri, karena keterbatasan suplai energi.

Disamping itu, Batam menjadi pilihan karena infrastruktur konektivitas dengan Singapura sudah terbangun dengan baik dan berlapis. 

Telkom melalui anak usahanya, Telin, memiliki tiga jaringan kabel bawah laut yang menghubungkan Batam – Singapura. Keberadaan jaringan kabel bawah laut itu akan sangat mendukung bisnis data center di Batam.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Pelaku IKM di Bintan Meningkat 3 Kali Lipat

16 April 2024 - 17:17 WIB

Ilusstrasi Industri Kecil Menengah IKM

Warga Serbu Gerakan Pasar Murah di Stadiun Badang Perkasa Karimun

1 April 2024 - 13:12 WIB

IMG 20240401 085130 11zon

LKPj APBD Bintan 2023: Pendapatan Capai Target, IPM dan Angka Kemiskinan Menurun

29 Maret 2024 - 13:24 WIB

IMG 20240329 WA0009 resized 20240329 064717782 11zon

Disperindag Karimun Gelar Operasi Pasar di Teluk Uma: Harga Gas 3 Kg Hanya Rp 20 Ribu

19 Maret 2024 - 13:29 WIB

IMG 20240319 WA0004 11zon

BPR Bintan Berikan Dividen Rp 1,8 Miliar ke Pemkab Bintan

14 Maret 2024 - 22:33 WIB

Direktur Utama Perumda BPR Bintan Radhiah Razak

H-1 Ramadhan 1445 H, Stok Cabai Merah Pedagang di Pasar Puan Maimun Karimun Habis

11 Maret 2024 - 16:51 WIB

Pedagang cabai di Pasar Baru Tanjungpinang
Trending di Ekonomi Bisnis