Menu

Mode Gelap

Warta · 30 Des 2021 16:03 WIB ·

Warga Indah Puri Demo di Kantor BP Batam, Ini Tuntutannya


 Para Demostran saat melakukan aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi ke BP Batam, Kamis (30/12). Foto: Rega/kepripedia.com
Perbesar

Para Demostran saat melakukan aksi unjuk rasa menyampaikan aspirasi ke BP Batam, Kamis (30/12). Foto: Rega/kepripedia.com

Warga pemilik atau penghuni apartemen Indah Puri, Sekupang menggelar aksi unjuk rasa di kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Batam Center, Kamis (30/12).

Para demostran itu datang membawa poster sebagai bentuk mengadu kepada Kepala BP Batam Muhammad Rudi dan DPRD Kota Batam atas adanya penggusuran apartemen.

Menurut mereka hak mereka sebagai pemilik menjadi terkatung-katung karena diduga pengelola apartemen PT Guthrie Jaya Indah Island Resort menggusur setiap unit apartemen mereka. Padahal, mereka sudah memiliki Akta Jual Beli (AJB).

“Ini aksi damai. Aksi kemanusiaan, kami hanya menuntut hak kami sebagai warga negara yang baik,” ujar seorang orator, Asmahwati.

ADVERTISEMENT
advertisement

Menurutnya, pengelola dalam melakukan penggusuran tidak mempunyai landasan hukum karena belum ada kejelasan dari pengadilan.

“Kami sudah bayar. Tapi kami disuruh angkat kaki. Mana keadilan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebutkan bahwa penyampaian aspirasi diperbolehkan sesuai dengan undang-undang.

“Selaku BP Batam pemerintah tentunya kita mendengarkan aspirasi dari warga Indah Puri dibantu Majelis Rakyat Kepri,” kata Ariastuty.

BP Batam menerima sejumlah perwakilan dari massa masuk ke Kantor BP Batam. Tujuan mendengarkan keluh kesah terkait polemik yang mereka hadapi dengan pihak manajemen.

ADVERTISEMENT

“Kita sudah langsung terima perwakilan dan mendengarkan masalah yang dihadapi dengan pihak manajemen,” kata dia.

Saat disinggung dimana peran pemerintah dalam menyangkut hak masyarakat karena sudah puluhan tahun para warga menghuni kawasan apartemen Indah Puri. Ia hanya menjawab secara diplomatis.

“Solusi kita menunggu proses pengadilan saja, karena ini merupakan masalah tenant (penyewa) dan manajemen,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan pantauan di lapangan aksi tersebut dimulai oleh demostran dari pagi hari hingga siang hari dan akhirnya diterima pihak BP Batam.

Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 373 kali

Penulis: | Editor: Redaksi


Tetap terhubung dengan kami:

Baca Lainnya

Seorang Pelajar di Karimun Meninggal Terseret Arus Parit

3 Desember 2022 - 22:29 WIB

Limbah Minyak Cemari Wilayah Tanjunguncang Batam

3 Desember 2022 - 22:14 WIB

Sejumlah Wilayah Batu Aji Terendam Banjir

1 Desember 2022 - 23:02 WIB

Seorang Tukang Bangunan di Tanjungpinang Ditemukan Meninggal, Diduga Tersengat Listrik

1 Desember 2022 - 21:41 WIB

Belasan Ruli di Simpang Kaveling Lama Dibongkar

1 Desember 2022 - 16:41 WIB

Kepri Jadi Daerah Pengaplikasian QRIS Terbaik se-Sumatera

1 Desember 2022 - 13:42 WIB

Trending di Warta
advertisement