Menu

Mode Gelap

Warta · 10 Jan 2022 19:03 WIB ·

Warga Kaget, Wabup Lingga Mendadak Ajak Damkar Semprot Jalan Ini Alasannya


 Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, bersama Damkar membersihkan aspal di Lapangan Merdeka Dabo yang banyak pasir. Foto: Ist/kepripedia.com Perbesar

Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy, bersama Damkar membersihkan aspal di Lapangan Merdeka Dabo yang banyak pasir. Foto: Ist/kepripedia.com

ADVERTISEMENT
advertisement

Warga seputaran Kota Dabo sempat terheran melihat Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy, secara tiba-tiba pada petang Senin (10/1) membawa beberapa petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lingga untuk menyemprot beberapa ruas jalan yang berpasir untuk menjamin keselamatan pengguna jalan karena pasir tersebut membahayakan pengguna jalan.

Aksi Wakil Bupati Lingga dengan masih berseragam dinas yang turun kejalan ini, tentu saja menarik perhatian masyarakat yang melintasi jalan tersebut. Bahkan beberapa warga mengaku terheran melihat petugas Damkar membersihkan jalan yang berpasir, dan dipimpin langsung wakil bupati dan ternyata bertujuan untuk membersihkan pasir untuk keselamatan pengguna.

“Kami kira tadi ada kegiatan apa, ternyata pak Wabup dengan damkar membersihkan jalan yang berpasir, senang melihat ada pemimpin yang peduli seperti ini,” ujar Aldi yang bekerja di salah satu lembaga vertikal di Dabosingkep tersebut.

Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy saat ditemui dilokasi tersebut mengatakan, dirinya spontan melakukan hal tersebut setelah melihat kondisi jalan yang berbahaya bagi penggunanya.

ADVERTISEMENT
advertisement

“Iya tadi kami lihat ada pengendara bapak-bapak nyaris jatuh ditikungan, itu karena jalannya berpasir ini berbahaya, jadi saya inisiatif pulang kerja mengajak teman-teman Damkar dan Satpol menyemprot pasir dan tanah disini,” ujar Neko Wesha Pawelloy, saat ditemui di Jalan Merdeka, Dabosingkep.

Neko Wesha Pawelloy mengatakan aksinya tersebut, bukan tanpa alasan, karena dirinya sangat sering berkeliling diseputaran Kota Dabosingkep dan Daik Lingga dengan menggunakan kendaraan roda dua. Sehingga hal-hal yang kecil seperti jalan yang berpasir tersebut sangat beresiko bagi pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

“Saya itu kalau ada luang hampir setiap hari naik motor keliling dabo dan daik, kadang sampai kedesa-desa, jadi kondisi ini tentu berbahaya bagi pengguna motor,” ujarnya.

Mengenai hal tersebut dirinya juga memberikan pesan kepada pengusaha pemilik truk-truk pasir dan pekerja proyek untuk memperhatikan benar-benar jika membawa muatan pasir ataupun minyak. Dan tidak ada salahnya juga untuk mengecek bawaannya dengan lebih telitik agar pasir tidak tumpah.

“Mereka juga mencari makan, tapi alangkah baiknya kita sama-sama menjaga keselamatan bersama, karena Lingga ini begitu aman sehingga masyarakatnya sangat ramah dan pengertian semua, saya yakin ini akan menjadi contoh yang baik bagi pengusaha maupun pekerja,” tutupnya.

ADVERTISEMENT
Dapatkan update berita langsung dari Smartphone anda melalui telegram. Klik t.me/kepripediacom untuk bergabung
Artikel ini telah dibaca 361 kali

Penulis: | Editor: Wak JK


ADVERTISEMENT
advertisement
Tetap terhubung dengan kami:
advertisement
Baca Lainnya

Pemkab Bintan Alokasikan Rp 1,082 Miliar untuk Program RTLH Tahun Ini

29 Juni 2022 - 21:09 WIB

KPU Kepri Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024

29 Juni 2022 - 20:05 WIB

Batam Belum Terapkan Pembelian Minyak Goreng Curah Gunakan PeduliLindungi

29 Juni 2022 - 18:32 WIB

DPC APDESI Lingga Periode 2022-2023 Dilantik

29 Juni 2022 - 13:07 WIB

15 Pejabat Struktural Badan Usaha di BP Batam Dilantik

29 Juni 2022 - 12:27 WIB

DPMPTSP Datangi Holywings Batam, Cek Izin

28 Juni 2022 - 22:58 WIB

Trending di Warta
advertisement