Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 26 Jan 2023 13:32 WIB

3 Perusahan Ekspor Arang Bakau di Batam Disegel KLHK dan DPR RI


					Penampungan Arang bakau di Barelang Batam disegel KLHK dan DPR RI, Rabu (26/1) Foto: Istimewa Perbesar

Penampungan Arang bakau di Barelang Batam disegel KLHK dan DPR RI, Rabu (26/1) Foto: Istimewa

3 tempat penampungan arang bakau di jembatan 5, Batam disegel Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) bersama dengan Komisi IV DPR RI, Rabu (25/1) kemarin.

Penampungan arang dari bakau yang bakal diekspor ke luar negeri itu disebut-sebut sudah berlangsung sejak lama.

ADVERTISEMENT

Hal itu terungkap saat rombongan Komisi IV DPR RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga perusahaan ekspor arang tersebut.

Gakkum KLHK langsung menyegel lokasi penampungan dan memasang plang peringatan.

“Hari ini kita temukan ada tempat penampungan arang produksi hutan bakau,” kata Sudin Ketua Komisi 4 DPR RI di depan lokasi penampungan arang bakau di dekat Jembatan 5 Barelang, kepada wartawan.

Menurut dia, arang bakau akan diekspor ke luar negeri seperti Singapura. Sementara arang itu berasal dari Kepulauan Riau.

“Dilihat dari ukuran batang bakau yang sudah menjadi arang ini diperkirakan umurnya sudah di atas 50 tahun,” ujarnya.

Ia menilai tak selayaknya batang kayu mangrove ditebang untuk diolah menjadi arang bakau. Pasalnya pemerintah sedang mengucurkan triliunan rupiah untuk menaman batang pohon mangrove.

“Tetapi di Kepri mangrove ditebang untuk dijadikan arang bakau. Kita harus konsen masalah lingkungan ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dengan temuan ini, dia minta 11 titik pabrik penampungan dapat diperiksa secara detail kelengkapan dokumen dan kepemilikannya.

“Lokasi penampungan ini juga berada di kawasan hutan yang bisa dikonversikan, tetapi belum ada diturunkan (izinnya),” kata Sudin.

Salah satu lokasi penampungan arang bakau di Batam yang disegel. Foto: Istimewa

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepri Hendri mengatakan, yang dikejar dari sidak ini adalah industri primer atau lokasi produksi arang bakaunya.

Produksinya berasal dari Meranti, Lingga dan Karimun. Karena menurut Hendri, izin penebangan mangrove atau disebut Hutan Tanaman Rakyat (HTR) terdapat di Lingga dan Karimun.

“Kemungkinan di Batam tidak ada HTR, disini hanya penampungan aja,” kata Hendri.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, selah satu pemilik perusahaan ekspor arang bakau, Ahui mengatakan perusahaan yang dikelola sejak lama tersebut sudah mengantongi izin dari instansi terkait.

Ia mengeklaim bahwa dokumen sudah lengkap dan tidak ada masalah selama ini dalam ekspor ke luar negeri.

“Hari ini saya mengantarkan surat diminta KLHK. Untuk informasi lebih lanjut nanti diberi tahu,” ujar Ahui saat dihubungi.

Terkait surat izin berkop KLHK yang bermasalah, Ahui mengatakan bahwa merupakan nota angkutan koperasi yang berasal dari koperasi tempat arang bakau di produksi.

“Kita terima barang jadi, sudah jadi arang, produksinya darimana-mana,” kata dia.

Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Desak Kepastian Hukum Kasus Halimah, Tim 15 Kembali Datangi Denpom Batam

13 Juni 2024 - 14:13 WIB

IMG 20240613 WA0010 11zon

2 Pelaku Penyelewangan BBM Subsidi di Batam Diamankan Polisi, Begini Modusnya

13 Juni 2024 - 10:25 WIB

Barang bukti penyelewengan BBM Subsidi yang diamankan Ditreskrimsus Polda Kepri

Pria di Batam Culik dan Cabuli Gadis 14 Tahun

11 Juni 2024 - 12:48 WIB

IMG 20240611 WA0012 11zon

Pemuda 24 Tahun di Karimun Ditangkap Usai Gondol Besi Penutup Selokan

10 Juni 2024 - 13:30 WIB

IMG 20240610 WA0005 11zon

Dugaan Kasus Pemalsuan Surat Tanah, Hasan Terancam 8 Tahun Penjara

10 Juni 2024 - 09:16 WIB

Kadiskominfo Kepri Hasan

Diperiksa Belasan Jam, Hasan Resmi Ditahan di Mapolres Bintan

8 Juni 2024 - 10:37 WIB

IMG 20240608 WA0008
Trending di Hukum Kriminal