Realisasi Pendapatan dan Belanja APBD Kepri 2023 Capai Target

Realisasi pendapatan belanja APBD Provinsi Kepulauan Riau tahun 2023 melampaui target. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2023 kepada DPRD Kepri di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Kamis (28/3).

Ansar memaparkan, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp4,170 triliun, melampaui target sebesar Rp4,094 triliun. Capaian tersebut didorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,806 triliun atau 105,67 persen dari target dan Dana Perimbangan yang mencapai Rp2,355 triliun atau 99,12 persen dari target.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp4,276 triliun atau 96,49 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp4,432 triliun. Belanja tersebut terdiri dari belanja operasional 97,05 persen, Belanja modal 93,67 persen, belanja tidak terduga 34,67 persen, dan belanja transfer 97,30 persen.

“Alhamdulillah, realisasi pendapatan dan belanja APBD 2023 menunjukkan kinerja yang baik dan melampaui target yang ditetapkan,” ujar Ansar.

Selain itu, Ansar juga memaparkan capaian indikator kinerja program pembangunan dan program rutin dalam RPJMD 2021-2026. Dari 347 indikator yang ditargetkan, 311 indikator mencapai status sangat tinggi, 23 indikator tinggi, 4 indikator sedang, serta masing-masing 5 indikator rendah dan sangat rendah.

“Capaian ini tidak terlepas dari dukungan kuat DPRD Kepri dan kinerja para OPD,” katanya

Gubernur menambahkan, Provinsi Kepri juga menerima alokasi anggaran untuk bidang pekerjaan umum dan penataan ruang, bidang pertanian, dan pariwisata dalam program Tugas Pembantuan tahun 2023. Realisasi anggaran untuk program tersebut mencapai 97,05 persen

“Rincian realisasi program kegiatan dalam Tugas Pembantuan dapat dilihat dalam dokumen LKPJ yang telah kami sampaikan,” tutup Ansar.


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article