TANJUNGPINANG – Warga Tanjungpinang kini memiliki ruang publik baru yang lebih cantik dan fungsional untuk berolahraga, bersantai, atau sekadar menikmati keindahan senja.
Podium sunset yang menghadap langsung ke laut, joging track, dan pedestrian yang teduh di kawasan Taman Gurindam 12, Tepi Laut, Kota Tanjunpinang, Provinsi Kepulauan Riau, telah selesai ditata dan resmi dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri, Rodi Yantari, menegaskan bahwa penataan lanjutan kawasan seluas 300 meter tersebut telah rampung 100 persen sesuai target.
“Total kawasan yang dikerjakan sepanjang 300 meter,” ujar Rodi, Rabu, 10 Desember 2025.
Penataan ini menghadirkan tiga elemen utama. Pertama, Podium Sunset yang terletak di tepian pantai, persis menghadap laut lepas dan Pulau Penyengat. Podium ini menjadi spot ideal bagi pengunjung untuk bersantai menikmati angin laut atau keindahan matahari terbenam.
Kedua, Joging Track yang disediakan khusus bagi masyarakat yang ingin melakukan aktivitas olahraga, seperti lari atau jalan cepat. Ketiga, Pedestrian atau lintasan pejalan kaki yang dirancang lebih nyaman dengan integrasi penghijauan, menciptakan suasana yang teduh dan asri.
Rodi berharap kesadaran masyarakat turut menjaga keindahan kawasan baru ini. “Kami berharap masyarakat turut menjaga kawasan ini, khususnya dari sampah. Kami mengimbau pengunjung membuang sampah di tempat sampah yang ditempatkan di sepanjang kawasan,” imbau Rodi.
Namun, penyempurnaan kawasan ini belum berakhir. Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas PUPP telah menyiapkan rencana penataan lanjutan pada tahun 2026. Rencananya, fokus penambahan akan diberikan pada taman, perluasan joging track, serta penataan khusus untuk UMKM di kawasan Tugu Sirih.
“Di tahun 2026 mendatang, Dinas PUPP akan menambah penataan sepanjang 380 meter lagi. Sehingga totalnya menjadi 680 meter,” pungkas Rodi.
Ia menegaskan bahwa revitalisasi Taman Gurindam 12 merupakan program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.
Tujuannya, untuk menciptakan ruang terbuka publik yang representatif, sekaligus mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi lokal melalui dukungan terhadap UMKM. Kawasan Tepi Laut pun bertransformasi menjadi magnet baru bagi warga dan wisatawan.
