Lingga – Kabupaten Lingga mengukuhkan enam pejabat baru dalam jajaran pimpinan daerah. Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini berlangsung di alam terbuka, tepatnya di Air Terjun Resun, Kecamatan Lingga Utara, Jumat pagi.
Bupati Lingga, M. Nizar, secara resmi melantik keenam pejabat berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 800.1.3.3/BKPSDM-PMI/I/2026/10. Acara yang digelar bersamaan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) ini dihadiri Wakil Bupati Novrizal, Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, serta sejumlah pejabat dan undangan.
Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Febrizal Taufik, S.Pi. Ia meninggalkan jabatannya sebagai Camat Singkep Barat yang hampir sepuluh tahun lebih lamanya, kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) serta UKM Kabupaten Lingga.
Bupati Nizar menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pelantikan di Air Terjun Resun bukan tanpa makna. Lokasi ini dipilih karena filosofi air terjun yang dalam, sebagai pesan bagi para pejabat baru.
“Kenapa tidak di gedung, aula, atau kantor? Kami memilih outdoor di sini karena maknanya mendalam,” ujar Bupati Nizar.
Ia memaparkan lima filosofi air terjun yang diharapkan menjadi pedoman kerja:
- Mengalir ke Bawah dan Rendah Hati: Pejabat diminta tidak sombong, bertanggung jawab, serta menjaga sinergi.
- Konsisten Menuju Muara: Fokus dan keinginan kuat untuk mencapai target daerah meski ada rintangan.
- Mengisi Ruang dan Memberi Manfaat: Menjadi perekat persatuan dan memberikan pelayanan yang nyaman bagi masyarakat.
- Adaptif dan Luwes: Mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan menyelesaikan masalah dengan cepat.
- Tegar Menghadapi Rintangan: Seperti air yang menerobos bebatuan, diharapkan bisa mencari solusi dan memberi manfaat di tengah kondisi efisiensi anggaran, serta membantu mencapai Indeks Kinerja Utama (IKU) daerah.
Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru bagi para pejabat, termasuk bagi Febrizal Taufik, untuk mengimplementasikan filosofi tersebut dalam memimpin dinasnya masing-masing guna membangun Lingga.