KARIMUN – Bupati Karimun Ing Iskandarsyah resmi mengambil sumpah dan melantik sepuluh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis, 12 Februari 2026.
Pelantikan digelar di lingkungan Pemkab Karimun dan turut dihadiri Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole, Sekretaris Daerah Junaidi, serta Ketua DPRD Raja Rafiza.
Mereka dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Karimun Nomor 223 Tahun 2026 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Jabatan baru ini tak hanya diisi wajah-wajah baru, tetapi juga sejumlah pejabat yang mengalami rotasi.
Berikut sepuluh kepala OPD yang dilantik:
Baca Juga
- Dedi Sahori, SE., M.Si – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran
- Ivit Ivizal, ST., MM – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
- drg. Soerjadi, M.MPub – Kepala Dinas Kesehatan
- Tohap Siahaan, SE., MMPub – Kepala Dinas Perhubungan
- Aribowo Hadibroto, S.STP., MM – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian
- Yeli, SE., MM – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
- Grandy Regel Tuerah, ST., M.E – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
- Budi Setiawan, ST., MM** – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
- Ir. R. Machrizal, ST., MM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
- Sapridin, S.Pi – Kepala Dinas Perikanan
Dalam sambutannya, Bupati Ing Iskandarsyah berpesan agar para pejabat yang baru dilantik menjaga amanah dengan sungguh-sungguh.
“Jaga amanah jabatan ini. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karimun,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas, profesionalisme, dan koordinasi lintas sektor. Menurutnya, percepatan pembangunan daerah hanya bisa tercapai jika semua ODP bergerak seirama.
Pelantikan ini, kata Bupati, bukan sekadar seremonial. Ia menekankan ini adalah bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan.
“Kita ingin pelayanan publik makin berkualitas. Roda organisasi harus berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Dengan komposisi baru ini, pemerintah daerah optimistis program-program prioritas bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Wajah baru, harapan baru. Kini, masyarakat menanti kerja nyata. (Defran)
