Semangat Kartini di RSBT Karimun: Lawan Kanker Serviks dengan Deteksi Dini!

Karimun – Peringatan Hari Kartini 2026 di Kabupaten Karimun tidak hanya sekadar tentang kebaya dan seremoni. Tahun ini, semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini diwujudkan melalui langkah nyata kepedulian terhadap kesehatan perempuan.

IHC RSBT Karimun menggelar edukasi kesehatan bertajuk “Deteksi Dini Kanker Serviks” yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai organisasi wanita lintas instansi pada Selasa, 21 April 2026.

ADVERTISEMENT

Kanker serviks masih menjadi momok menakutkan sekaligus salah satu penyebab kematian tertinggi bagi perempuan di Indonesia.

Direktur IHC RSBT Karimun, dr. Sylvia Triana,M.Ked (Ped), Sp.A, menegaskan bahwa perempuan yang berdaya adalah perempuan yang sehat.

“Melalui momentum Hari Kartini ini, kami ingin mendorong perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri. Ibu-ibu harus diingatkan kembali untuk memperhatikan kesehatan reproduksinya agar tidak terlambat dalam penanganan,” ujar dr. Sylvia.

Ia menambahkan bahwa perempuan masa kini harus mampu menghadapi tantangan zaman, dan kesehatan adalah modal utama untuk terus memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.

Hadir sebagai narasumber utama, dr. Hasron Surahman Harahap, Sp.OG, memberikan paparan mendalam mengenai pentingnya pemeriksaan rutin.

Suasana edukasi berlangsung interaktif saat dr. Hasron menjelaskan cara-cara pencegahan dan metode deteksi dini yang tersedia di fasilitas kesehatan.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, terutama saat sesi tanya jawab. Peserta yang hadir merupakan perwakilan dari berbagai organisasi perempuan hebat di Karimun, di antaranya Dharma Wanita, Persit (TNI AD), Jalasenastri (TNI AL) dan Bhayangkari (Polri).

ADVERTISEMENT

Sylvia menegaskan bahwa RSBT Karimun berkomitmen untuk terus mengawal kesehatan masyarakat melalui edukasi rutin, baik yang dilaksanakan di internal rumah sakit maupun melalui kunjungan langsung ke tengah masyarakat.

“Kami selalu siap membantu apabila dibutuhkan untuk kegiatan edukasi serupa di masyarakat luas,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para “Kartini” di Kabupaten Karimun semakin sadar bahwa deteksi dini bukan sekadar pemeriksaan medis, melainkan bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri dan keluarga. Sebab, sehat dimulai dari kesadaran, dan berdaya dimulai dari kesehatan.

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article