Angin Segar Bagi UMKM, BPR Tuah Karimun dan Dinas Koperasi Matangkan Program KURDA Bunga 0 Persen

Karimun – Kabar gembira menghampiri para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karimun.

Perumda BPR Tuah Karimun bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM resmi melakukan finalisasi kerja sama program Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) dengan skema bunga 0 persen.

ADVERTISEMENT

Program ini dirancang sebagai stimulan kuat untuk mendongkrak produktivitas, memperluas akses permodalan, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Bumi Berazam.

Dalam pertemuan finalisasi sebelumnya, kedua belah pihak membahas secara mendalam seluruh aspek teknis pelaksanaan program.

Mulai dari simplifikasi mekanisme pengajuan, ketatnya proses verifikasi, linieritas penyaluran pembiayaan, hingga sistem pengawasan di lapangan.

Langkah detail ini diambil guna memastikan bahwa subsidi bunga dari pemerintah daerah benar-benar dinikmati oleh pelaku usaha yang membutuhkan dan tepat sasaran.

“Program KURDA 0 persen ini adalah wujud sinergi nyata antara pemerintah daerah dan BPR dalam memangkas hambatan permodalan. Kami ingin menyediakan akses pembiayaan yang tidak hanya mudah dan murah, tetapi juga benar-benar terjangkau bagi masyarakat bawah,” ujar Direktur Perumda BPR Tuah Karimun, Siska Naritasari, Rabu, 17 Juni 2026.

Siska menambahkan, kehadiran modal tanpa beban bunga ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret bagi pelaku usaha mikro yang selama ini kesulitan berkembang akibat keterbatasan dana.

Dengan tambahan modal kerja ini, UMKM di Karimun diharapkan bisa naik kelas, meningkatkan kapasitas produksi, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

Melalui kemitraan strategis ini, BPR Tuah Karimun kembali menegaskan komitmennya sebagai pilar keuangan daerah yang fokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan rampungnya tahap finalisasi ini, program KURDA 0 persen ditargetkan dapat segera diluncurkan dalam waktu dekat,” jelas Siska.

Program ini digadang-gadang akan menjadi salah satu motor penggerak utama dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah di Kabupaten Karimun.

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article
advertisement