Dabo Singkep – Masyarakat Kabupaten Lingga akan segera menikmati perluasan akses air bersih yang layak dan aman, seiring langkah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya yang resmi memulai pembangunan jaringan perpipaan serta sambungan rumah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Dabo Singkep.
Proyek yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 ini ditandai lewat prosesi groundbreaking di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perumda Air Minum Tirta Lingga, Desa Batu Berdaun, pada Rabu (5/8/2026).
Pelaksanaan pekerjaan ini diampu oleh Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kepulauan Riau. Pembangunan jaringan tersebut ditargetkan dapat memperlebar jangkauan distribusi air minum sekaligus mendongkrak kemudahan warga dalam memperoleh air yang higienis.
Kepala BPBPK Kepulauan Riau, Rocky Adam, menjelaskan bahwa pengadaan jaringan perpipaan dan sambungan rumah SPAM Dabo Singkep ini termasuk dalam program prioritas nasional Kementerian PU. Agenda ini dirancang guna menyokong target nasional 43 persen rumah tangga di Indonesia mengantongi akses air minum aman pada tahun 2029.
“Melalui pembangunan ini, masyarakat akan memperoleh akses air minum aman melalui jaringan perpipaan. Kami memastikan pekerjaan dilaksanakan tepat mutu, tepat waktu, tepat biaya, dan tertib administrasi,” ujar Rocky.
Rocky menambahkan, seluruh sistem penyediaan air yang dibangun wajib memenuhi kriteria pelayanan 4K, yaitu kecukupan kuantitas, keterjaminan kualitas, kepastian kontinuitas, serta tingkat keterjangkauan bagi warga.
Mewakili Bupati Lingga, Zainal selaku Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Lingga, melayangkan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pemenuhan sarana dasar publik. Menurutnya, pembangunan infrastruktur air perpipaan ini merupakan investasi jangka panjang yang berpengaruh langsung pada peningkatan mutu hidup masyarakat.
“Program ini sangat dinantikan masyarakat karena akses air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap kesehatan, kebersihan lingkungan, dan aktivitas sehari-hari,” kata Zainal.
Kegembiraan turut dirasakan Amir, salah seorang warga penerima bantuan hibah sambungan rumah. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya lantaran selama ini harus menumpang air ke rumah tetangga untuk kebutuhan harian.
“Selama ini saya mendapatkan air dengan menumpang kepada tetangga. Dengan program me-ini, kami tidak perlu lagi menumpang dan mengeluarkan biaya untuk pemasangan baru PDAM karena bantuan pasang baru ini diberikan secara gratis,” ujar Amir.
Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Tirta Lingga, Irfan Andaria, menyebutkan bahwa program hibah pasang baru gratis menjadi fasilitas yang paling ditunggu-tunggu oleh warga lokal. Menurutnya, penambahan jaringan anyar ini menjadi pelecut bagi Perumda Tirta Lingga untuk membenahi dan memacu mutu pelayanan kepada para pelanggan.
Irfan pun menaruh harapan agar pemerintah pusat terus memberikan sokongan untuk modernisasi instalasi pengolahan air, sehingga mutu air yang sampai ke rumah-rumah warga semakin membaik.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat mendukung pelaksanaan pekerjaan ini agar berjalan lancar dan selesai sesuai target,” ujar Irfan.