Wali Kota Batam Kukuhkan 50 Paskibraka 2026, Ini Pesan Pentingnya

Batam – Sebanyak 50 pemuda-pemudi resmi menyandang status sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Batam untuk tahun 2026. Pengukuhan berlangsung khidmat di Golden Prawn 933, Bengkong, pada Sabtu malam, dan menjadi penanda bahwa mereka siap menjalankan tugas utama pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dari 50 anggota yang dikukuhkan, 30 di antaranya putra dan 20 putri. Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyematan simbolis Lencana Latihan Kepemimpinan Perintis Pemuda kepada pemimpin upacara—sebuah momen yang bukan hanya seremonial, melainkan juga pengakuan atas perjalanan panjang latihan yang telah mereka lalui.

ADVERTISEMENT

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. Mereka turut menyaksikan malam pengukuhan yang berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kebanggaan.

Baca juga:

Di hadapan para anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan amanat yang menegaskan bahwa pembentukan Paskibraka adalah bagian dari kaderisasi calon pemimpin bangsa. Bukan sekadar latihan pengibaran bendera, namun juga pembentukan karakter, kedisiplinan, dan nasionalisme yang berlandaskan Pancasila.

“Hari ini kita telah sampai pada tahap pengukuhan. Pembentukan Paskibraka merupakan salah satu program pengaderan calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila,” ujar Amsakar di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Ia mengungkapkan, sebelum mencapai tahap ini, para calon telah menjalani pendidikan dan pelatihan intensif selama 20 hari. Mereka ditempa secara fisik dan mental, belajar hidup mandiri jauh dari orang tua, serta berlatih kebersamaan dan tanggung jawab. Bukan hanya keterampilan teknis menaikkan dan menurunkan bendera, namun ketahanan jiwa dan tubuh menjadi fokus utama.

“Selama 20 hari mereka belajar hidup mandiri, terpisah dari orang tua, ditempa mental dan fisiknya. Ini semua agar terbentuk calon pemimpin yang nasionalis dan berjiwa Pancasila,” tegasnya.

Amsakar berharap, pengalaman keras selama masa pelatihan tidak berakhir ketika tugas Paskibraka selesai. Ia mengingatkan agar nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, dan semangat kebangsaan terus dibawa ke dalam keseharian.

ADVERTISEMENT

“Adik-adik pengibar bendera pusaka yang saya banggakan, ingatlah selalu ikrar yang kalian ucapkan. Tanamkan dalam jiwa kalian dan terapkan dalam kehidupan kalian. Jadikan apa yang telah kalian jalani sebagai bekal untuk menjadi generasi yang tangguh dan bertanggung jawab,” pesannya dengan nada penuh harap.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kesungguhan seluruh anggota Paskibraka selama masa persiapan hingga pengukuhan. Di akhir amanatnya, Amsakar mendoakan agar mereka mampu menjalankan tugas dengan sempurna pada upacara 17 Agustus mendatang.

“Semoga adik-adik dapat melaksanakan tugas dengan baik dan tampil sempurna. Jaga kekompakan, disiplin, dan nama baik Kota Batam,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Baca juga:

Setelah prosesi pengukuhan dan penyematan lencana, rangkaian acara ditutup dengan menyanyikan lagu “Syukur” dan dilanjutkan dengan ucapan selamat dari para hadirin kepada seluruh anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan.

Pengukuhan ini bukan hanya menjadi awal dari tugas sakral mereka pada HUT ke-81 RI, tetapi juga penegasan bahwa Paskibraka Batam tahun ini dipersiapkan menjadi generasi muda yang tidak hanya piawai mengibarkan Sang Merah Putih, tapi juga menjunjung persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article