Upacara HUT ke-81 RI di Dataran Engku Putri, Wali Kota Batam Ajak Kerja Nyata dan Sinergi Wujudkan Pembangunan

Batam – Langit Batam cerah sejak pagi. Ratusan warga memadati kawasan Dataran Engku Putri, Batam Centre. Mereka datang bukan sekadar melihat, tapi ikut merasakan detak kemerdekaan. Tepat pukul 07.30 WIB, upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Kota Batam pun dimulai.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bertindak sebagai inspektur upacara. Dengan pakaian dinas upacara, ia berdiri tegap di panggung kehormatan. Di sebelahnya, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Sekretaris Daerah Firmansyah, serta jajaran Forkopimda dan perwakilan organisasi kemasyarakatan turut hadir.

ADVERTISEMENT

Prosesi pengibaran bendera berlangsung khidmat. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Batam melangkah seirama. Bendera Merah Putih perlahan naik ke puncak tiang, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan penuh penghayatan. Suasana hening sesaat, lalu pecah dalam tepuk tangan dan pekik merdeka dari warga yang sejak pagi sudah memilih tempat terbaik untuk menyaksikan.

Usai upacara, Amsakar Achmad menyampaikan amanatnya di hadapan ribuan peserta dan tamu undangan. Dengan suara lantang namun penuh haru, ia mengingatkan bahwa kemerdekaan bukanlah titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar.

“Ini adalah buah perjuangan para pahlawan. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut melalui kerja keras, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat untuk membawa Batam ke arah yang jauh lebih baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, semangat kebersamaan adalah modal utama. Menurutnya, Batam tidak akan maju jika hanya mengandalkan pemerintah. Butuh gotong royong dari semua pihak. “Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat agar pembangunan Batam terus bergerak dan manfaatnya dirasakan bersama,” tegasnya.

Setelah rangkaian upacara selesai, suasana berubah menjadi lebih meriah. Penampilan seni dan budaya menghibur para hadirin. Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga menyempatkan diri berfoto bersama jajaran pimpinan daerah, tamu undangan, dan masyarakat yang hadir.

Pengibaran bendera di Dataran Engku Putri kali ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi pengingat bahwa semangat persatuan, nasionalisme, dan gotong royong harus terus dijaga. Bahwa kemerdekaan adalah milik semua, dan tugas menjaganya adalah tanggung jawab bersama.

Hingga acara selesai, senyum dan kebanggaan masih terlihat jelas di wajah warga. Di tengah hiruk-pikuk kota industri itu, pagi ini Batam kembali mengingat: merah putih adalah milik kita semua.

ADVERTISEMENT

Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article