BATAM — Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memerintahkan jajaran Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan Batam untuk bergerak selaras. Instruksi itu disampaikan dalam apel gabungan di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Rabu pagi.
“Kita harus seirama. Soliditas dua institusi ini kunci menjaga pertumbuhan ekonomi dan menjawab dinamika di masyarakat,” kata Amsakar di hadapan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Firmansyah, serta ratusan pegawai Pemko dan BP Batam.
Selain soal sinergi, Amsakar mengingatkan jajarannya agar cakap digital. Ia menilai keterbukaan informasi menuntut pemerintah cepat dan tepat dalam menyampaikan berita resmi. Karena itu, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah memperkuat media sosial internal.
“Setiap rilis dari Media Center dan bpbatam.go.id wajib dibagikan ulang oleh semua akun OPD. Ini untuk meluruskan informasi yang miring di publik,” tegasnya.
Tak hanya komunikasi, Amsakar juga menyoroti proyek fisik. Dinas Bina Marga dan Cipta Karya diminta mengevaluasi ketat setiap tahapan pembangunan agar tidak molor hingga berisiko putus kontrak.
Di bidang pelayanan dasar, perhatian khusus diarahkan pada masalah air bersih. Wali kota meminta tim teknis menyusun rencana perbaikan jangka panjang, namun penanganan darurat tetap jalan, termasuk distribusi air dengan mobil tangki ke wilayah terdampak.
“Air kebutuhan dasar. Tantangan pipa tua ada, tapi petugas harus hadir bawa solusi dan tenangkan warga,” ujarnya, seraya mengapresiasi tim yang cepat merespons aduan.
Amsakar juga mengungkapkan persoalan internal kepegawaian, yaitu tingginya permohonan izin cerai di lingkungan ASN. Ia meminta pimpinan OPD aktif melakukan pembinaan dan mediasi, serta memperkuat kegiatan keagamaan untuk ketahanan keluarga.
Di akhir arahannya, Amsakar optimistis integrasi kerja Pemko dan BP Batam mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen pada triwulan mendatang.
“Batam kini jadi perhatian nasional, dari jenderal, menteri, sampai investor. Balas dengan kinerja terbaik, solid, dan optimal demi kemajuan daerah,” pungkasnya.