Menu

Mode Gelap

Ekonomi Bisnis · 15 Sep 2023 14:24 WIB

Ada Negara Tak Happy Hilirisasi di Rempang


					Tenaga Ahli Menteri Investasi Rizal Calvary Marimbo bersama Presiden Jokowi. Foto: Istimewa Perbesar

Tenaga Ahli Menteri Investasi Rizal Calvary Marimbo bersama Presiden Jokowi. Foto: Istimewa

Kue investasi kian menjadi rebutan berbagai negara. Berbagai cara dipakai untuk menjegal investasi di negara pesaing. Sebab itu, hilirisasi yang tengah digalakkan pemerintah di Pulau Rempang, Batam, Kepri, tak membuat semua negara happy.

“Ada negara tidak happy kita maju dengan hilirisasi, utamanya di Rempang, segala macam cara dipakai untuk menjegal penciptaan nilai tambah di negara kita,” ujar Tenaga Ahli Menteri Investasi Rizal Calvary Marimbo di Batam, Rabu, (13/9).

ADVERTISEMENT

Rizal mengatakan, sejak berakhirnya COVID 19, berbagai cara dilakukan untuk menarik arus modal asing ke dalam negeri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai negara. Salah satunya dengan mendorong investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI).

Pasalnya, sektor konsumsi tidak bisa diandalkan sepenuhnya lagi untuk menopang PDB (produk domestik bruto).

Berbagai negara meningkatkan daya saingnya baik melalui peningkatan infrastruktur, kemudahan perizinan, energi, insentif pajak, ketersediaan bahan baku dan lain sebagainya.

Indonesia, melalui Kementerian Investasi, bekerja keras memberikan gula-gula terbaik untuk investor.

ADVERTISEMENT

“Dibawa kepemimpinan Menteri Bahlil, kemudian investor berebut masuk membawa modalnya di Indonesia. Tidak semua negara happy dengan kepiawaian Menteri Bahlil ini, apalagi dengan hilirisasi yang sedang digencarkan. Macam-macam jurus dipakai untuk menggagalkan, utamanya di Rempang ini,” imbuh dia.

Menurut laporan UNCTAD yang bertajuk World Investment Report 2023, total nilai investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) di Asia Tenggara mencapai US$222,56 miliar pada 2022.

Nilai FDI tersebut naik 4,58% dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

ADVERTISEMENT

Adapun Indonesia meraih investasi asing terbesar ke-2 di Asia Tenggara pada 2022, dengan nilai FDI yang diterima mencapai US$21,96 miliar.

Posisi Indonesia berada di bawah Singapura yang nilai FDI-nya memimpin kawasan ini. Tercatat, nilai investasi asing yang mengalir ke Negeri Singa pada 2022 mencapai US$141,21 miliar.

Berikutnya, ada Vietnam di urutan ketiga dengan investasi asing yang diterima sebesar US$17,9 miliar, diikuti Malaysia yang menerima US$16,93 miliar.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

ADVERTISEMENT
advertisement BP 1
Baca Lainnya

PT Swakarya Indah Busana Beralasan Tunggak Gaji Karyawan Akibat Masalah Keuangan 

28 September 2023 - 09:19 WIB

IMG 20230927 112822 977 01 11zon

Ratusan Karyawan PT Swakarya Indah Busana Tanjungpinang Mogok Kerja

27 September 2023 - 14:58 WIB

IMG 20230927 112822 977 01 11zon

Pemerintah Akomodir Aspirasi dari Masyarakat Rempang

27 September 2023 - 08:55 WIB

IMG 20230926 WA0031 11zon

Tiga UMKM Binaan Telkom Pamerkan Produk Unggulan di Ajang China-ASEAN Expo

26 September 2023 - 14:33 WIB

IMG 20230925 WA0026 11zon

BP Batam Pastikan 28 September 2023 Bukan Batas Akhir Pendaftaran

25 September 2023 - 19:34 WIB

Kepala BP Batam Muhammad Rudi 10

Asuransi Sequis Life Buka Cabang Baru di Tanjungpinang

25 September 2023 - 19:07 WIB

Image Opening Kantor Pemasaran Tanjungpinang Foto 4.jfif 11zon
Trending di Ekonomi Bisnis