Menu

Mode Gelap

Warta · 17 Jun 2022 16:59 WIB

Ansar Khawatir Tingginya Harga Tiket Kapal ke Singapura Kurangi Minat Wisman


					Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Foto: Dok Diskominfo Kepri Perbesar

Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Foto: Dok Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, merasa khawatir dengan kenaikan harga tiket kapal cepat rute Tanjungpinang-Singapura yang terjadi saat ini. Karena, kenaikan tesebur bisa berdampak pada kurangnya minat wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Provinis Kepri.

“Harga tiket yang demikian tinggi akan memberatkan masyarakat ataupun wisman, sehingga menyebabkan wisman memilih lokasi tujuan dengan harga tiket yang lebih murah,” ungkapnya, Jumat (17/6).

ADVERTISEMENT

Oleh karena itu, Gubernur melayangkan surat resmi kepada 4 operator kapal cepat yang melayani rute Kepri – Singapura, yakni Horizon, Sindo, Majestic, dan Batam Fast.

Meminta ke-4 operator kapal cepat melakukan penyesuaian penurunan tarif penumpang angkutan laut luar negeri/ internasional. Sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran pasal 35 ayat (3) dan dalam rangka menciptakan tarif penumpang angkutan laut luar negeri yang efisien dan terjangkau bagi pengguna jasa di Wilayah Kepulauan Riau.

“Kita minta tarif penumpang angkutan laut luar negeri yang ditetapkan oleh penyelenggara angkutan dapat dilakukan penyesuaian kembali berdasarkan tingkat pelayanan yang diberikan dan peraturan yang berlaku. Hal ini guna untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang akan berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau,” terang Ansar.

Baca: Harga Tiket Kapal Feri dari Kepri ke Singapura Naik Signifikan

Selain itu, Ansar juga menembuskan surat tersebut kepada Menteri Perhubungan RI dan Direktur Jenderal Perhubungan Laut RI. Ditambahkannya, harga tiket perjalanan menggunakan kapal cepat dari Tanjungpinang ke Singapura mengalami kenaikan siginifikan.

Dimana, sebelum pandemi COVID-19 harga tiket kapal cepat dari pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang menuju Singapura sebesar Rp 240 ribu per orang untuk sekali jalan, sementara untuk pulang-pergi atau twoways sebesar Rp480 ribu/orang.

Sedangkan, saat ini harga tiket dari Tanjungpinang menuju Singapura untuk satu kali perjalanan Rp450 ribu per orang, sementara untuk tiket pulang dan pergi Rp880 ribu per orang.

ADVERTISEMENT

“Kalau sekarang kan masih tarif pulang pergi Rp800 ribu perjalanan 40 menit. kalau ditambah pajak pelabuhan (seaport tax) di Singapura 7 dolar, dan juga seaport tax di Tanjungpinang perjalanan 2 jam. Sehingga, total biaya perjalanan sekitar Rp 1 juta. Ya, mudah-mudahan mereka bisa turunkan itu,” terangnya.

Mantan Komisi V DPR RI menambahkan, saat ini pihaknya kesempatan para operator kapal berdiskusi agar bisa menurunkan harga tiket berapa yang terlihat. Ia juga berharap, dalam satu dua ini para operator kapal dapat mengumumkan penurunan harga tiket.

“Supaya percepatan pertumbuhan pariwisata kita lebih cepat, kalau tiket masih relatif mahal orang bisa ke tempat lain, seperti Johor, Kuala Lumpur atau naik pesawat ke Hong Kong dengan paket-paket tertentu dengan tiket yang sangat murah,” tutupnya.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Kapal Kargo Terbakar di Perairan Batam, 15 Kru Selamat

21 Februari 2024 - 17:56 WIB

IMG 20240221 WA0019

Sebuah Rumah Warga di Panggak Darat Ludes Terbakar

18 Februari 2024 - 22:22 WIB

Sebuah rumah warga di panggak darat ludes terbakar

TPS 008 Meral Kota Gelar PSU, Dikawal Ketat Bawaslu, KPU hingga Polisi

18 Februari 2024 - 11:33 WIB

IMG 20240218 090419 11zon

4 Unit Rumah Kontrakan di Kampung Harapan,Tebing, Ludes Terbakar

17 Februari 2024 - 12:27 WIB

IMG 20240217 WA0006 11zon

Dibuat di Batam, 2 Kapal TNI AL Ini Akan Beroperasi di Nias dan Banyuwangi

17 Februari 2024 - 11:44 WIB

Peresmian 2 Kapal TNI AL Sembulungan dan Hinako

Delapan TPS di Tanjungpinang Gelar Pemungutan Suara Ulang

16 Februari 2024 - 15:01 WIB

TPS di kawasan Meral Kota, Karimun. Foto: Khairul S/kepripedia.com
Trending di Warta