BP Karimun Catat Nilai Investasi di Tahun 2025 Tembus Rp 22 Triliun

Badan Pengusahaan (BP) Karimun menyebut nilai investasi di kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (PBPB) Karimun di tahun 2025 mencapai Rp 22 triliun.

Angka tersebut juga diprediksi akan terus melesat jika melihat geliat investasi di Karimun saat ini yang cukup masif.

ADVERTISEMENT

Wakil Kepala BP Karimun, Iwan Kurniawan, mengatakan, nilai investasi Rp 22 triliun itu bersumber dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 20,9 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 1,2 triliun.

“Sampai saat ini perusahaan yang terdaftar di kawasan PBPB Karimun sebanyak 313 perusahaan dengan berbagai sektor usaha. Lalu, penyerapan tenaga kerja per tahun 2024 sudah mencapai 15.193 lokal dan 317 tenaga kerja asing,” ungkapnya dalam forum sosialisasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) di Hotel Aston Karimun, Kamis, 18 September 2025.

Untuk mendorong kinerja investasi di Karimun, kata dia, sangat diperlukan pemahaman terkait aturan-aturan yang berlaku dalam rangka memenuhi kewajiban pelaku usaha dalam menyampaikan laporan penanaman modal yang akurat, transparan dan tepat waktu.

“Melalui kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang jelas kepada para pelaku usaha ataupun perusahaan dengan menghadirkan narasumber berkompeten, sehingga apapun hambatan dan persoalan yang dihadapi dalam LKPM bisa dapat dicermati dengan baik ke depan,” terangnya.

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, mengapresiasi forum LKPM karena akan berdampak pada akurasi laporan para pelaku usaha.

“Segala bentuk aturan tertuang dalam LKPM ini, seperti apa laporan yang tepat dan akurat,” katanya.

Ia juga berharap, BP Karimun dapat terus memberikan pelayanan yang baik sebagai garda terdepan agar investasi yang masuk ke Karimun tetap nyaman dan lancar.

ADVERTISEMENT

“Segi pelayanan harus menjadi prioritas, namun dilakukan secara terukur. Harapannya ini bisa berjalan dengan baik sehingga memberikan kenyamanan bagi para investor,” tuturnya.

 


Penulis: | Editor: Redaksi


Share This Article