Menu

Mode Gelap

Pojok · 20 Okt 2023 20:51 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Serukan ‘Kerja Keras Bebas Cemas’


					Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang. Foto: Istimewa Perbesar

Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang. Foto: Istimewa

Lewat kampanye ‘kerja keras bebas cemas’ Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Tanjungpinang bangun ketenangan bagi para pekerja.

Kampanye tersebut juga menyampaikan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja.

ADVERTISEMENT

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Sunjana Achmad, menyebutkan, kampanye kerja keras bebas cemas merupakan sebuah pesan kepada seluruh pekerja Indonesia.

Dimana melalui kampanye tersebut dapat membangun rasa tenang bagi pekerja bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan perlindungan bagi pekerja dan keluarga dari resiko pekerjaan.

“Kami ingin membangun perasaan tenang kepada para pekerja, bahwa kalian cukup bekerja keras tanpa harus ada rasa cemas dengan berbagai risiko kerja yang bisa terjadi kapanpun dan dimanapun. Karena, BPJS Ketenagakerjaan hadir melindungi pekerja dan keluarga di rumah,” jelas Sunjana.

Ia memaparkan, ada 5 program yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Dimana, untuk JKM, manfaat yang diberikan berupa santunan senilai Rp42 juta jika peserta meninggal bukan karena kecelakaan kerja.

“Misalnya meninggal karena sakit, atau bahkan bunuh diripun akan kami bayarkan haknya,” ucapnya.

Selain itu, terdapat manfaat beasiswa pendidikan dalam hal ini adalah ahli waris (anak) jika kecelakaan kerja berakibat kematian atau cacat total tetap senilai total Rp174 juta untuk 2 orang anak mulai dari TK hingga pendidikan tinggi. Dengan catatan untuk JKM ini peserta dengan minimal kepesertaan 3 tahun.

ADVERTISEMENT

Sedangkan manfaat JKK diberikan perlindungan sejak keluar rumah, dalam perjalanan, di seluruh area kerja/kantor, sampai perjalanan pulang ke rumah.

“Jadi kalau terjadi kecelakaan kerja dalam ruang lingkup tersebut sudah pasti dapat manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan biaya perawatan dan pengobatan ditanggung penuh tanpa batasan biaya sesuai indikasi dokter,” jelasnya.

Selain itu, Sunjana juga memperkenalkan Program SERTAKAN atau Sejahterkan Pekerja Sekitar Anda. Program tersebut guna mendorong perlindungan bagi pekerja bukan penerima upah (BPU) atau pekerja informal.

ADVERTISEMENT

“Pekerja kategori ini seperti asisten rumah tangga, suami atau istri yang punya usaha kecil-kecilan di rumah, satpam kompleks rumah, pedagang sayur keliling di kompleks, supir pribadi atau pekerja BPU lainnya yang ada di sekitar kita untuk bisa mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan juga,” katanya.

Adapun proses pendafatarannya cukup mudah, bisa melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). Dengan memilih menu pendaftaran BPU kemudian isi data diri yang ingin didaftarkan dan bayar iuran mulai Rp 36.800 per orang per bulan untuk memperoleh perlindungan 3 program yaitu JKK, JKM dan JHT.

“Selain lewat aplikasi, daftarnya bisa ke website bpjs ketenagakerjaan, datang langsung ke kantor cabang terdekat,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT
Gabung dan ikuti kami di :

Penulis: | Editor: Redaksi



whatsapp facebook copas link

Baca Lainnya

Polsek Dabo Singkep Salurkan Bansos Kapolda Kepri ke Korban Kebakaran Rumah

15 Juli 2024 - 21:57 WIB

Penyerahan bansos korban kebakaran

Sutana-Zulfikar Terpilih Jadi Ketua dan Sekretaris AJI Tanjungpinang 2024-2027

1 Juli 2024 - 12:13 WIB

ketua dan sekretaris AJI Tanjungpinang terpilih

Turnamen Badminton Polres Bintan Sempena Hari Bhayangkara ke-78, Ini Pemenangnya!

28 Mei 2024 - 14:35 WIB

WhatsApp Image 2024 05 28 at 13.28.54

Pembangunan Markas Kepolisan Terpadu Dan Polsubsektor Galang Batang Diresmikan

21 Mei 2024 - 22:47 WIB

WhatsApp Image 2024 05 21 at 16.56.35

Cepat Tanggapi Laporan Warga, Komunitas Motor CCL Apresiasi Kinerja Lurah dan Puskemas Dabo Lama

21 Mei 2024 - 22:36 WIB

WhatsApp Image 2024 05 20 at 21.05.08

Hasan Masifkan Gerakan Menanam Tanaman Hortikultura di Jajaran ASN

7 Mei 2024 - 13:01 WIB

WhatsApp Image 2024 05 07 at 12.45.25
Trending di Pojok